Halbar – Lima siswa MAN Insan Cendekia Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara berhasil mengharumkan nama daerah setelah dinyatakan lolos sebagai Finalis Duta Siswa Indonesia Tahun 2026.
Mereka terpilih sebagai wakil Provinsi Maluku Utara untuk mengikuti ajang Nasional yang mempertemukan pelajar terbaik dari seluruh Indonesia yang dilaksanakan di Surabaya pada 29 Januari hingga 2 Februari 2026.
Capaian tersebut diraih melalui proses seleksi yang panjang dan kompetitif. Para peserta harus melewati sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran dan seleksi administrasi, wawancara, psikotes, hingga uji kemampuan berbicara di depan publik. Setiap tahap menjadi penentu bagi peserta untuk menunjukkan kualitas akademik, karakter, serta kapasitas kepemimpinan
Dalam proses seleksi, para siswa MAN Insan Cendekia Halbar dinilai mampu menampilkan kesiapan mental, kecakapan berpikir, serta kemampuan komunikasi yang baik.
Konsistensi dan disiplin menjadi faktor penting yang mengantarkan mereka hingga ke tahap final. Kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri, kepedulian sosial, serta gagasan inovatif di bidang pendidikan.
Kepala MAN IC Halbar, Amina Latif, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan madrasah. Peserta tidak hanya dituntut memiliki prestasi akademik, tetapi juga karakter, etika, dan kemampuan komunikasi yang baik sebagai representasi pelajar madrasah di tingkat nasional.
“Keikutsertaan lima siswa pada ajang tingkat nasional seperti itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN Insan Cendekia Halbar. Prestasi ini mencerminkan komitmen madrasah dalam mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan sumber daya manusia,” ujar Amina.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Amar Manaf, menyampaikan keberhasilan para siswa MAN IC Halbar tersebut menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi peserta didik.