HALUT, FaktaInvestigasi- Kabut abu vulkanik masih menyelimuti lereng Gunung Api Dukono ketika operasi pencarian korban erupsi terus berlangsung, Jumat (8/5/2026).
Di tengah situasi yang penuh risiko itu, Alex Donal M. Lumban Gaol turun langsung memimpin pengerahan puluhan personel TNI dalam operasi kemanusiaan di kawasan Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
Sebanyak 40 personel dari Kodim 1508/Tobelo dan Kompi C Yonif 732/Banau diterjunkan untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban pendakian Gunung Dukono.
![]()
Data sementara menyebutkan rombongan pendaki terdiri dari sembilan warga negara Singapura dan sebelas warga Indonesia.
Sebagian korban telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun dua korban dilaporkan meninggal dunia dan belum dapat dievakuasi karena aktivitas vulkanik masih berlangsung.
Selain itu, satu korban lainnya masih dalam pencarian intensif oleh tim gabungan.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, Polres Halmahera Utara, BPBD Halmahera Utara, hingga masyarakat setempat.
Meski menghadapi medan berat dan ancaman abu vulkanik aktif, seluruh tim tetap bekerja dengan mengedepankan keselamatan.
“Kami terus berupaya maksimal melakukan pencarian dan evakuasi korban,” ujar Letkol Inf Alex Donal M. Lumban Gaol.
Ia juga mengingatkan masyarakat dan para pendaki agar mematuhi rekomendasi otoritas dan tidak memasuki zona berbahaya Gunung Dukono.
Operasi pencarian terhadap korban hilang hingga kini masih terus berlangsung. (Jef)