Halsel – Muhammad Husni Muslim bersama segenap pengurus Gemstone Kolano Bacan resmi dikukuhkan oleh M. Irsyad Maulana Albaqir Sjah dan Bassam Kasuba. Pengukuhan berlangsung pada hari Jumat 30 Januari 2026, di Aula Bupati Halmahera Selatan.
Dalam sambutannya, M. Husni Muslim menegaskan bahwa keterlibatannya memimpin wadah tersebut berangkat dari aspirasi para pengrajin, pengusaha, dan pegiat Batu Bacan. Ia mengaku sempat menolak saat diminta menuhkodai organisasi karena merasa awam terhadap Batu Bacan.
“Perlu saya sampaikan di sini bahwa ketika saya diminta untuk menahkodai wadah ini, maka saya dengan tegas menolak. Penolakan ini karena saya sadar betul bahwa saya sangat awam tentang Batu Bacan. Namun, setelah beberapa hari, saya kemudian terhenti dengan desakan dan bahasa hati segenap pecinta Batu Bacan yang ingin mengembalikan marwah dan kedudukan Batu Bacan kepada mereka, yakni Sultan Bacan itu sendiri,” ujar Husni.
Ketua Gemstone Kolano Bacan periode 2026–2031 juga menyampaikan harapan adanya terobosan strategi untuk memajukan Batu Bacan ke depan. Ia mendorong agar setiap agenda daerah dapat disisipi pameran Batu Bacan, sekaligus menyelenggarakan seminar berskala besar untuk memperkuat ekosistemnya.
“Kami berharap kepada Bapak Bupati agar ke depan, jika ada event daerah, dapat diselipkan pameran Batu Bacan sekaligus Seminar Akbar tentang Batu Bacan,” katanya.
Senada, Sultan Bacan M. Irsyad Maulana Albaqir Sjah menitipkan pesan agar amanah organisasi dijalankan secara beretika dan bertanggung jawab. “Saya menitipkan harapan kepada ketua dan segenap pengurus agar dapat menjaga amanah ini dengan baik, bekerjalah sesuai koridor syariat, hidupkanlah etika perdagangan yang ma’ruf sehingga memberi dampak ekonomi kepada semua yang bersentuhan dengan Batu Bacan ini,” ucapnya.
Kegiatan pengukuhan tersebut juga dihadiri oleh Sultan Bacan, Bupati Halmahera Selatan, Ompu Jogugu beserta perangkat adat, Kapolsek Bacan, Danramil Bacan, Kepala Kesbangpol, Kepala DPMD, serta sejumlah tokoh masyarakat dari Desa Doko, Palamea, dan Bisori.