Halbar – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Halmahera Barat menegaskan dukungan penuh terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi penegak hukum yang berada langsung di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Bagi HIPMI Halmahera Barat, stabilitas keamanan dan kepastian hukum merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan iklim usaha, investasi, dan pembangunan ekonomi daerah. Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman bagi pelaku usaha, masyarakat, serta menjaga kondusivitas daerah agar aktivitas ekonomi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sekretaris Umum Tiklas Babua menegaskan dalam keterangan rilis yang diterima awak media ini, Kamis, 29/01/26. “Kami memandang bahwa keberadaan Polri di bawah kendali langsung Presiden merupakan bagian dari sistem negara yang bertujuan memastikan koordinasi nasional yang kuat, respons cepat terhadap dinamika keamanan, serta konsistensi kebijakan penegakan hukum di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Halmahera Barat.” tegasnya.
BPC HIPMI Halmahera Barat mendukung langkah-langkah Polri dalam memperkuat profesionalisme, transparansi, dan penegakan hukum yang adil serta tidak diskriminatif. Penegakan hukum yang tegas namun humanis akan memberikan kepastian bagi dunia usaha dan mendorong kepercayaan investor terhadap daerah.
”Di saat yang sama, kami mendorong Polri untuk terus membuka ruang komunikasi dan kemitraan dengan dunia usaha serta masyarakat lokal, guna mencegah potensi konflik, menjaga stabilitas sosial, dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.” lanjut Tiklas.
Mantan Ketua GMKI Jailolo ini juga menyampaikan, “Sebagai organisasi pengusaha muda, BPC HIPMI Halmahera Barat berkomitmen menjadi mitra strategis Polri dan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, serta mewujudkan iklim usaha yang sehat, adil, dan berdaya saing.” tutupnya.
Reporter: Abd Jalil Idrus