BERITA REDAKSIKemenag Malut

Rakerwil Kemenag Malut 2026: Program Wujudkan “Kemenag Berdampak”

×

Rakerwil Kemenag Malut 2026: Program Wujudkan “Kemenag Berdampak”

Sebarkan artikel ini
Kepala Kanwil Kemenag Malut, Amar Manaf saat memberikan Perayaan pada Rakerwil Kemenag Malut 2026. (Foto: Humas Kanwil Kemenag Malut)

Ternate – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara Amar Manaf secara resmi membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Raudha, Asrama Haji Transit Ternate.

Dalam sambutannya, Kakankemenag Malut Amar Manaf menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki tugas dan fungsi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan. Di bidang agama, pendidikan, serta pelayanan kehidupan beragama di daerah.

“Diperlukan perencanaan yang terarah, terukur, dan berkesinambungan. Agar program dan kegiatan dapat berjalan efektif, efisien, serta berdampak nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Amar mengatakan, Rakerwil tahun ini mengacu pada arah kebijakan dan langkah strategis yang tertua dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Agama RI Tahun 2025–2029. Salah satu fokus utama adalah penguatan Asta Protas (Asta Prioritas Strategis) Menteri Agama, yang menjadi landasan kebijakan Kemenag.

Amar juga menekankan pentingnya memperkuat kerukunan umat beragama sebagai fondasi persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, kehidupan beragama harus dilandasi rasa hormat, cinta, dan kasih sayang antar sesama.

“Kerukunan umat beragama adalah kunci terpeliharanya persatuan bangsa. Melalui Rakerwil ini, kami fokus pada kurikulum cinta dan layanan berdampak bagi umat,” ujarnya.

Amar menambahkan bahwa lembaga-lembaga keagamaan harus menjadi mitra strategis. Dalam mendorong fungsi rumah ibadah dan lembaga keagamaan sebagai pusat layanan kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta penanggulangan kemiskinan.

“Kita harus menjadikan rumah ibadah bukan hanya sebagai tempat ritual, tetapi juga sebagai pusat literasi, pusat layanan sosial, dan pendidikan. Potensi umat melalui wakaf uang, zakat, infak, dan sedekah harus dimaksimalkan. Dengan begitu, Kementerian Agama dapat lebih memberikan bantuan nyata kepada masyarakat dalam menangani persoalan kemiskinan,” jelasnya.

Amar menuturkan, prioritas ini diharapkan dapat dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Sehingga kesejahteraan lahir dan batin masyarakat dapat terwujud.

“Kewajiban kita bersama adalah membangun sumber daya manusia melalui lembaga formal maupun nonformal. Agar umat semakin berdaya dan bangsa semakin maju,” ujarnya.

Rakerwil Kemenag Maluku Utara 2026 diharapkan menghasilkan kesepahaman, komitmen, serta rencana tindak lanjut yang konkret dalam penguatan Asta Protas di seluruh satuan kerja. Melalui kolaborasi bersama tokoh agama, rumah ibadah, pusat literasi, serta lembaga pendidikan, Kementerian Agama optimis dapat mewujudkan masyarakat yang rukun, sejahtera, dan berdaya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *