Sofifi – Tahun ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara memfokuskan belanja infrastruktur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di wilayah daratan Halmahera, dengan total anggaran sekitar Rp 550 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan jalan, jembatan, irigasi, bangunan gedung, hingga penataan kawasan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto, mengatakan anggaran tersebut mencakup belanja fisik, perencanaan, hingga pengawasan, yang diarahkan untuk mendukung pembangunan jalan, jembatan, irigasi, hingga kawasan strategis di wilayah Halmahera.
“Belanja ini mencakup jalan, jembatan, irigasi, bangunan gedung, pengaman pantai dan sungai, serta penataan kawasan di daratan Halmahera,” ujar Risman diwawancarai dikantornya belum lama ini, Rabu (28/1/2026).
Halmahera Barat
Di Kabupaten Halmahera Barat, program infrastruktur meliputi pemeliharaan jaringan irigasi Akediri, rehabilitasi irigasi Goal, serta pembangunan jalan Sedangoli–DHE yang terhubung langsung dengan kawasan permukiman hasil relokasi.
Selain itu, dilakukan penanganan Ruas Ibu–Kedi, Ruas Sedangoli–DHE, serta pembangunan jalan dan jembatan Tabadame–Ekor untuk meningkatkan aksesibilitas wilayah.
Halmahera Timur
Pembangunan di Halmahera Timur difokuskan pada irigasi Wayamli, pengembangan kawasan wisata Olako, serta pembangunan jalan dan jembatan Ekor–Kobe.
Risman menyebut, sejumlah proyek masih menunggu penyelesaian aspek administratif, terutama pengurusan tata batas kawasan hutan yang menjadi syarat pelaksanaan pembangunan infrastruktur.
Halmahera Tengah
Di Halmahera Tengah, pembangunan jalan diarahkan pada sejumlah ruas strategis, seperti Saket–Hede Podo, Sakit–Agane Dalam, serta Sidangoli–Jailolo–Gula. Proyek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan konektivitas antarwilayah di daratan Halmahera.
Halmahera Selatan
Untuk Halmahera Selatan, pembangunan infrastruktur meliputi jalan, jembatan, serta bangunan pengaman pantai yang tersebar di wilayah Pulau Bacan, Pulau Obi, dan jalur daratan Halmahera Selatan, termasuk kawasan Saketaya.
Halmahera Utara
Di Kabupaten Halmahera Utara, proyek infrastruktur dilaksanakan di sejumlah kecamatan seperti Toliwang, Kaliupa, Pitu, dan Kao.
Penanganan jalan dilakukan pada ruas Kao–Toliwang, Ibu–Kedi, Galela–Kedi, serta Lapi–Darume, termasuk lanjutan pembangunan Ruas Tolabit–Togore–Batua.
Risman berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya melalui kementerian teknis dan balai terkait, terus diperkuat untuk memastikan pembangunan infrastruktur di daratan Halmahera berjalan optimal dan berkelanjutan.
Sumber: TernateHits