BERITA UTAMABREAKING NEWSKab Halut

Wagub Sarbin Tinjau Lokasi Banjir di Loloda Utara, Pastikan Normalisasi Sungai Dipercepat

×

Wagub Sarbin Tinjau Lokasi Banjir di Loloda Utara, Pastikan Normalisasi Sungai Dipercepat

Sebarkan artikel ini
Wagub Malut Sarbin Sehe saat berdiskusi dengan Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Loloda Utara, Kab Halmahera Utara, Sabtu (17/1/2026). (Foto: Jery/Fakta)

Halut – Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe dan Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (17/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta mencegah terjadinya banjir susulan.

Kegiatan monitoring dimulai sejak pukul 05.00 WIT. Wakil Gubernur bersama rombongan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Forkopimda Halmahera Utara bertolak dari Tobelo menuju Loloda Utara menggunakan tiga speedboat, yakni Mutiara 03, Mutiara 05, dan Mutiara 37.

Setibanya di Desa Doitia sekitar pukul 08.30 WIT, rombongan langsung meninjau kondisi Kali Doitia yang menjadi salah satu titik terparah terdampak banjir. Di lokasi, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa pengerukan sungai akan segera dilakukan untuk mencegah luapan air ke pemukiman warga.

“Saat kami berada langsung di belakang Desa Doitia, terlihat jelas bahwa sungai ini harus segera dikeruk agar air tidak lagi meluap ke rumah warga,” ujar Sarbin Sehe.

Ia menyebutkan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan berkoordinasi dengan instansi teknis guna mempercepat penanganan pasca penetapan status darurat bencana.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa akibat banjir,” katanya.

Wakil Gubernur juga memberikan apresiasi kepada personel TNI-Polri, Satpol PP, serta masyarakat yang bergotong royong membangun tanggul sementara dari karung pasir.

“Langkah cepat TNI-Polri sangat membantu menahan banjir agar tidak masuk ke kampung. Selanjutnya pekerjaan ini akan diambil alih oleh Dinas PU,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah lanjutan dengan mendatangkan alat berat untuk normalisasi sungai.

“Dalam beberapa hari ke depan alat berat akan bekerja dari arah hilir ke hulu. Alur sungai akan diluruskan agar arus deras tidak mudah meluap,” jelas Piet Hein Babua.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat enam kecamatan di Halmahera Utara yang terdampak banjir dan tanah longsor. Pemerintah daerah menargetkan normalisasi pada tiga sungai utama.

“Kami akan menormalisasi Sungai Doitia, Asimiro, dan Worimoi. Karena keterbatasan akses, kami sedang mengupayakan kapal tongkang untuk mengangkut alat berat ke Loloda Utara,” ujarnya.

Selain meninjau lokasi banjir, Wakil Gubernur dan rombongan juga mengunjungi tenda pengungsian warga, posko penanganan bencana, gudang logistik, serta posko kesehatan. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama di Gereja Maranata Desa Doitia sebagai bentuk dukungan moril bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara memastikan akan terus bersinergi dengan TNI-Polri dan masyarakat untuk mempercepat pemulihan serta meminimalkan risiko banjir susulan di wilayah Loloda Utara.


Reporter: Jefry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *