Ternate – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Maluku Utara bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menggelar implementasi pelatihan AI Ready ASEAN berlangsung di kampus UMMU, Kamis (23/10/2025).
Program AI Ready ASEAN merupakan kelanjutan dari kemitraan antara ASEAN Foundation dan Google.org yang bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Program ini dilaksanakan di 10 negara ASEAN dan menargetkan pemberdayaan lebih dari 5,5 juta warga ASEAN dalam keterampilan AI. Kegiatan ini sebagai inisiatif strategis untuk memberikan pelatihan dasar tentang kecerdasan artifisial.
Koordinator Wilayah Mafindo Maluku Utara, Rifandi Umaternate, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UMMU.
“Alasan kami memilih mahasiswa Fikes karena mereka diyakini mampu menjadi generasi produktif yang melek literasi digital dan AI,” ujarnya.
Menurut Rifandi, hoaks terkait informasi kesehatan kerap beredar di media sosial. Oleh karena itu, mahasiswa Fikes perlu dibekali pengetahuan dasar tentang AI, terutama dalam mendeteksi potensi hoaks yang dibuat menggunakan teknologi AI.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMMU, Andiani, menyambut baik dan mendukung kegiatan tersebut. Pelatihan ini penting untuk meningkatkan kesadaran kritis mahasiswa di era digital.
“Sebagai bentuk implementasi tri dharma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, kami berharap kegiatan ini dapat membekali mahasiswa dengan literasi digital serta kemampuan menggunakan AI secara baik, benar dan produktif sebagai generasi muda,” katanya.