Kab HalbarPendidikan Malut

Chorlina Tak Menyangka Gubernur Sherly Hadir di Sekolahnya

×

Chorlina Tak Menyangka Gubernur Sherly Hadir di Sekolahnya

Sebarkan artikel ini
Gubernur berswafoto dengan anak-anak SD yang mengundangnya ke sekolah mereka, di Halmahera Barat, Selasa (9/9/2025). (Foto: RRI/KBRN)

Halbar – Pada Senin pagi (9/9/2025) di SD GMIH Tedeng, suasana berbeda terasa sejak matahari naik. Ratusan pasang mata anak-anak bersinar cerah, senyum merekah, dan tawa riang menggema di halaman sekolah. Mereka menyambut tamu istimewa yang mungkin hanya mereka bayangkan sebulan lalu: Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, benar-benar datang menepati janjinya.

Janji itu sederhana, lahir dari percakapan polos seorang siswi kelas VI, Chorlina Luise Doda. Pada 20 Juli 2025 lalu, saat Pesta Siaga Hari Anak Nasional dan Apel Pramuka, ia memberanikan diri mengundang Gubernur ke sekolahnya. Bagi Chorlina, itu hanyalah harapan kecil; namun hari ini, undangan itu terjawab nyata.

Di tengah gegap gempita sambutan, Chorlina yang akrab dipanggil Nona tak kuasa menahan air mata. “Saya tidak menyangka Ibu Gubernur betul-betul datang,” ucapnya dengan suara bergetar. Senyum yang merekah bersamaan dengan butir air mata menjadikan momen itu begitu tulus dan penuh makna.

Gubernur Sherly pun menegaskan alasannya hadir. “Saya datang karena sudah berjanji. Ini sekaligus pelajaran bagi kamu dan teman-teman, bahwa ketika kelak menjadi seseorang, kalian harus bisa menepati janji,” katanya. Ucapan itu disambut tepuk tangan meriah para guru dan murid yang menyaksikan.

Hari itu, musik dan nyanyian anak-anak kembali berkumandang, mengingatkan pada Pesta Siaga sebulan lalu. Bedanya, kali ini mereka menyanyikannya dengan lebih bersemangat seakan ingin menghadiahkan balasan tulus kepada pemimpin yang hadir bukan hanya dengan kata, tetapi juga dengan perbuatan.

Kegembiraan bertambah lengkap ketika Gubernur Sherly membagikan tas dan alat tulis kepada seluruh siswa. Bagi anak-anak, hadiah sederhana itu bukan sekadar benda, melainkan simbol perhatian dan dorongan untuk terus belajar, bermimpi, dan percaya pada janji yang ditepati.

Kedatangan Gubernur ke SD GMIH Tedeng melampaui sekadar kunjungan kerja. Di sekolah sederhana itu, anak-anak menyaksikan teladan kepemimpinan yang nyata bahwa kata-kata harus berjalan seiring dengan perbuatan. Dari halaman sekolah itulah mereka belajar pelajaran berharga, bahwa janji bukan sekadar ucapan ia adalah tanggung jawab yang harus dijaga.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *