Ternate – Upaya pencegahan dan penanggulangan perilaku bullying atau perundungan di lingkungan sekolah terus digalakkan. Salah satunya melalui kegiatan “Edukasi Perilaku Anti-Bullying di Sekolah” di SMP Muhammadiyah 1 Kota Ternate, Jumat (25/7/2025).
Kegiatan ini merupakan inisiasi Fiki Febrian Dwi Prasetya, M.Psi., Kons., yang juga sebagai pemateri pada kegiatan tersebut. Ia merupakan Dosen Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Unkhair,
Fiki Febrian menyampaikan tujuan kegiatan dalam rangka membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan dampak negatif bullying terhadap kesehatan mental siswa dan pentingnya peran aktif semua pihak untuk mencegahnya.
“Bullying bukan hanya persoalan kekerasan fisik, tetapi juga emosional dan sosial. Kita semua punya tanggung jawab untuk menghentikannya,” ucap Fiki, yang menggelar kegiatan berkolaborasi dengan mahasiswa Kubermas Unkhair yang bertugas di sekolah tersebut.

Kegiatan ini menjadi sangat relevan dengan meningkatnya perhatian publik terhadap kasus bullying di sejumlah daerah. Termasuk yang baru-baru ini viral di media sosial, yakni kekerasan antarsiswa di jenjang SMP saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
Fenomena tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Sebagai bentuk aksi konkret, Fiki Febrian juga menyerahkan bantuan berupa Kotak Pengaduan kepada pihak sekolah.
Kotak ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk melaporkan tindakan bullying, baik sebagai korban maupun saksi. Nantinya, laporan akan ditindaklanjuti oleh guru Bimbingan Konseling (BK) secara bijak dan rahasia.
Tak hanya itu, ia juga memberikan satu unit X-Banner edukatif yang berisi langkah-langkah menghentikan bullying di sekolah. Banner ini akan dipasang di area strategis sekolah sebagai bentuk kampanye berkelanjutan.
Kegiatan ini turut didukung oleh pihak sekolah. Dari perwakilan sekolah, Ona Raiyani Rahman dan Ibu Hj. Darmawati, menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif ini.
“Kami mengapresiasi kehadiran dari Universitas Khairun, terutama Pak Fiki dan para mahasiswa. Karena kegiatan edukasi ini memberikan dampak positif bagi siswa kami,” ujar Ona Raiyani Rahman.
Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat menjadi model kolaboratif antara perguruan tinggi dan sekolah. Khususnya dalam membentuk generasi muda yang lebih peduli, berempati, dan bebas dari praktek bullying.
Sumber: RRI Ternate