Sofifi, Fakta – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara dengan cepat tanggap terhadap bencana banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, pada 7 Agustus 2024.
Tim dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sofifi, dan Kantor Jaga (KJ) Payahe langsung turun tangan untuk memulihkan pasokan listrik yang terganggu akibat infrastruktur listrik yang rusak parah, termasuk tiang yang roboh dan gardu distribusi yang terendam.
Cuaca ekstrem memang masih melanda beberapa wilayah unit kerja Kami. Pasukan selalu bersiaga jika terjadi ancaman bencana alam.
“Sehingga apa yang terjadi di Kecamatan Obi ini, pasukan kami di Sofifi langsung turun aksi,” ujar General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula, Sabtu (10/8/2024).
Dampak bencana ini meluas ke 18 desa, antara lain Desa Kusu Sinopa, Toe, dan Samo. Mengingat pentingnya listrik bagi kehidupan sehari-hari, tim PLN UP3 Sofifi bekerja tanpa henti di medan yang sulit untuk memulihkan aliran listrik bagi 1.184 pelanggan.
Manager PLN UP3 Sofifi, Yekti Kurniawan, menegaskan komitmen mereka untuk memulihkan pasokan listrik dengan cepat dan aman, sembari mengutamakan keselamatan pelanggan dan petugas.
PLN UP3 Sofifi juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pemulihan berjalan lancar. Mereka mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap instalasi listrik di rumah dan segera melaporkan potensi bahaya ke Contact Center 123 atau aplikasi PLN Mobile.
“Terima kasih atas kesabaran masyarakat selama proses pemulihan, PLN berkomitmen untuk mengembalikan pasokan listrik ke kondisi normal secepat mungkin,”ucap Yekti.
AD/RRI