Jabodetabek

Dirut RSCM Minta Pengobatan Kanker Tak Perlu ke Luar Negeri

×

Dirut RSCM Minta Pengobatan Kanker Tak Perlu ke Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama RSCM, Supriyanto (tengah) saat ditemui dalam acara Oncology Networking yang digelar di Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2024) malam. Ia menekankan bahwa masyarakat tidak perlu berobat ke luar negeri untuk menangani kanker. (Foto: RRI/KBRN/FAKTA)

JAKARTA, FAKTA – Direktur Utama RSCM, Supriyanto menekankan, bahwa masyarakat tidak perlu berobat ke luar negeri untuk menangani kanker. Sebab, pihaknya telah menyiapkan alat keluaran terbaru agar masyarakat yang menderita kanker dapat diobati dengan layanan terbaik.

 

Alat tersebut dinamakan dengan pelayanan tomoterapi Radixact. Menurut keterangan, layanan ini sudah beroperasi sejak 2016, namun Radixact ini diperbarui kembali dengan generasi terbaru keluaran 2023.

 

“Fasilitas ini sudah kami siapkan untuk masyarakat, silahkan kemudian dimanfaatkan. Jadi, tidak usah keluar negeri, cukup di RSCM semua radioterapi itu selesai,” kata Supriyanto di Jakarta, Minggu (14/7/2024) malam.

 

Supriyanto mengatakan, masyarakat harus memahami dulu tujuan dari radioterapi. Pertama, untuk melengkapi proses penyembuhan, kedua tujuannya paliatif, yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker.

 

Dokter spesialis bedah itu menilai, masih banyak masyarakat yang memiliki pandangan yang salah terhadap layanan radioterapi. Ia melihat banyak pasien kanker yang menganggap radioterapi akan memperburuk kondisi kesehatan mereka.

 

“Di masyarakat itu yang timbul kan begini, jangan disinar ya, nanti kalau disinar biasanya makin parah, kan gitu. Itu sebenarnya salah sama sekali,” ujar Supriyanto.

 

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak takut melakukan layanan radioterapi sebagai upaya penyembuhan kanker. Apalagi, kata dia, layanan Radixact generasi terbaru bisa dicover atau ditanggung BPJS Kesehatan.

 

“Bisa dicover BPJS, kami sudah berikan hak publik ini, silahkan publik memanfaatkan semaksimal mungkin. Tanpa antri panjang lagi,” ucap Supriyanto.

 

Diketahui, layanan radioterapi Radixact generasi terbaru merupakan alat kesehatan keluaran Amerika yang didatangkan pada 2023. Radixact dengan sistem radioterapi generasi terbaru menawarkan akurasi dan presisi radiasi yang sangat baik.

 

Sistem ini menggunakan teknologi mutakhir untuk menargetkan tumor dengan tepat sambil meminimalkan kerusakan pada jaringan sehat di sekitarnya. Radixact memungkinkan radiasi diberikan dengan dosis lebih tinggi ke tumor, serta meminimalkan kerusakan pada jaringan sehat di sekitarnya.

 

ARM/KBRN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *