Oknum Polisi Aniaya Warga Sipil Diruang Rapat Bupati Halbar
Sebarkan artikel ini
Brigpol Charles Aniky (Kemeja Safari Krem) saat diamankan usai melakukan penganiayaan kepada warga sipil dikantor Bupati Halbar, Senin (24/06/2024) sore. (Foto: Grup-FB-Halbar/Fakta)
HALBAR, FAKTA – Aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum polisi memang sudah berulang kali terjadi. Namun aksi premanisme itu sangat berbeda dengan yang terjadi di wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, pada Senin(24/06/2024) sore.
Oknum Polisi yang juga sebagai ajudan Bupati Halbar Brigpol Charles Aniky melakukan penganiayaan terhadap masyarakat sipil atas nama Hardi Dano Dasim warga desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo.
Dari koronologis kejadian, bermula saat Hardi mendapat tindakan represif oleh oknum ajudan Bupati Halbar itu lantaran ia membela masyarakat Halbar yang saat ini kesulitan dengan persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Aksi premanisme itu terjadi setelah Hardi menyampaikan aspirasinya terkait kelangkaan BBM bersubsidi di Halbar. Saat Dirinya belum usai menyampaikan aspirasi kepada Kadis Perindag Halbar, Bupati James mengintruksikan untuk menyuruh Hardi keluar dari ruang rapat Bupati. Namun, Ia menolak lantaran aspirasinya belum selesai disampaikan.
Hardi Dano Dasim (Kaos Hitam) warga desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo, saat melakukan protes dihadapan Bupati Halbar, James Uang. (Foto: Grup-FB-Halbar/Fakta)
Ajudan Bupati pun langsung bersikap untuk mengeluarkan Hardi dari ruang rapat itu, namun Hardi tetap bertahan karena dia merasa masih ingin menyampaikan aspirasi masyarakat langsung dihadapan orang nomor satu di Halbar.
Aksi tarik menarik antara keduanya pun terjadi, beruntung petugas bersama pegawai setempat berusaha melerai keduanya.
Brigpol Charles Aniky melakukan penganiayaan terhadap masyarakat sipil atas nama Hardi Dano Dasim warga desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo, Halbar. (Foto: Grup-FB-Halbar/Fakta)
Ketika Hardi hendak keluar dari ruang rapat Bupati, dan sesampainya di depan pintu keluar ruang rapat, Hardi diserang dan dipukul bahkan di injak oleh ajudan Bupati yang berpangkat Brigpol itu.
Dari kejadian ini, Hardi yang juga selaku aktifis kemanusiaan asal Halbar mengaku dianiyaya dan dirinya akan melaporkan oknum Ajudan Bupati tersebut ke Propam Polda Malut.
“Saya akan lapor masalah ini ke Propam Polda Malut, dan saya minta agar oknum ajudan Bupati yang bersikap seperti preman itu diberikan disanksi tegas,” tandasnya.
Brigpol Charles Aniky melakukan penganiayaan terhadap masyarakat sipil atas nama Hardi Dano Dasim warga desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo, Halbar. (Foto: Grup-FB-Halbar/Fakta)