MADINAH, FAKTA – Memasuki hari kelima di Kota Rasulullah, disela-sela kesibukan beribadah di Masjid Nabawi, jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 dari Indonesia melaksanakan kegiatan pemantapan manasik haji.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (26/05/2024) tersebut dilakukan di lantai M Hotel Wardah Alshafa dan dibagi menjadi dua gelombang untuk memastikan seluruh jemaah dapat mengikuti dengan baik.
Kegiatan pemantapan manasik diawali dengan pengarahan dari Ketua Kloter, pembimbing ibadah, dan tim kesehatan. Mereka memberikan panduan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji serta tips menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah di tanah suci.
Sesi ini diakhiri dengan tanya jawab, memberikan kesempatan bagi jemaah untuk mengajukan pertanyaan seputar ibadah haji.
Pada gelombang kedua, kegiatan pemantapan manasik haji turut dihadiri oleh konsultan ibadah Daerah Kerja (Daker) Madinah, Prof. Aswadi, yang juga merupakan guru besar di UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kehadiran beliau memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi para jemaah, terutama dalam aspek spiritual dan teknis pelaksanaan haji.
Lebih lanjut, Prof. Aswadi mengingatkan para jemaah untuk selalu saling peduli dan membantu sesama selama di tanah suci.
Aswadi menjelaskan tentang tanda-tanda haji mabrur, mengingatkan jemaah bahwa haji bukan hanya sekadar ritual fisik, tetapi juga harus diiringi dengan niat yang tulus dan perilaku yang baik selama dan setelah pelaksanaan haji.
Dengan adanya kegiatan pemantapan manasik haji ini, diharapkan para jemaah Kloter 13 dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih lancar dan khusyuk, serta mencapai tujuan haji yang mabrur.
“Semoga seluruh jemaah selalu dalam keadaan sehat dan mampu menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik,” ucapnya.
ALDY/KEMENAG MALUT