Kab Halsel

Kades Botonam Kecamatan Gane Timur Di Duga Sunat Dana BLT tahun 2023 Rp 300 Sebanyak 24

×

Kades Botonam Kecamatan Gane Timur Di Duga Sunat Dana BLT tahun 2023 Rp 300 Sebanyak 24

Sebarkan artikel ini

Halsel,Faktainfestigasi- Kepala desa batonam kecamatan gane timur Kabupatem Halmahera Selatan di duga secara sengaja telah memotong dana BLT tahun 2022, dengan alasan karena ikut perlombaan Bola di saketa.pada piala bupati Cup

Menurut sumber saat di konfirmasi mengatakan bahwa pemotongan dana BLT tersebut terjadi karena ada pembukaa. Bola kaki  Piala Bupati Cup tahun 2022 yang di laksanakan di saketa kecamatan gane Barat.

” kades dia potong torang p Dana bantuan  BLT (Bantuan langsung tunai ) Sebesar 300 Sebanyak 24 KK (Kepala keluarga) dan katanya nanti ada pencairan tahap berikut baru di kembalikan.” Kata Sumber yang enggan namanya di publikasikan.

Menuruynya apa bila desa botonam tidak ikut dalam perlobaan piala bupati Cup maka akan di kenai denda oleh bupati Halmahera selatan sebesar Rp,50 Juta.

” Kapala desa juga dia kasih tau kalau tong tara ikut lomba akan Bupati denda dan Kades juga bilang pa torang dia potong dana BLT, dia p alasan karena dana fisik belum cair, nanti bulan depan  kalau dana sudah cair baru di ganti ” Jelasnya kepada media Faktainfestigasi pada hari kamis tanggal, 2/11/2023 di kampung Posi-Posi

Lebih lanjut sumber menjelaskan bahwa dirinya dan sebagian masyarakat botonam berharap agar Pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan dan kepolisian dapat mengusut perbuatan kepala desa hingga ke jeruji besi.

” Saya sebagai masyarakat sangat berharap agar Pihak yang berkompeten dapat mengusut Beberapa program pembangunan dalam desa yang belum selesai di antaranya.

1. Mobil suzuki Mega Keri milik desa botonam yang di kontrakan ke Pak Amir, dengan biaya kontrak perbulan 3 juta  selama 4 bulan

2. Pembangunan Pagar desa tahun 2019 hingga tahun 2023 tidak selesai.

3. Polindes yang hingga tahun 2023 belum juga selesai padahal anggarannya Sudah cair 100%,  serta gaji tenaga honor petugas polindes yang sering di Tahan oleh kepala desa, sehinnga membuat Petugas polindas malas bahkan  tidak aktif melkasanakan tugas mereka.

Guna menindak lanjuti hal tersebut awak media Faktainfestigasi menelusuri desa Botonam dan mendatangi Beberapa Masyarakat untuk memastikan kebenaran hal  tersebut dan saat di konfirmasih,ke masyarakat  ternyata benar pemotongan Dana BLT tersebut benar Adanya, dan rata rata yang di Potong Dana BLT tersebut milik Lansia ( Lanjut Usia ). (Faisal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *