Kab Halut

Seleksi Paskibraka Halmahera Utara 2026 Resmi Ditutup, 6 Peserta Lolos mengikuti seleksi ke Tingkat Provinsi

×

Seleksi Paskibraka Halmahera Utara 2026 Resmi Ditutup, 6 Peserta Lolos mengikuti seleksi ke Tingkat Provinsi

Sebarkan artikel ini

Halut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara secara resmi menutup rangkaian kegiatan Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat.

Kegiatan penutupan dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026, pukul 10.30 WIT, bertempat di ruang pertemuan Hotel Briken, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Halmahera Utara, Drs. E.J. Papilaya, MTP, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Halut, Drs. Anwar S. Kabalmay, para pelatih dan panitia Paskibraka, serta calon peserta Paskibraka dan tamu undangan.

Dalam laporannya, Kepala Kesbangpol Halmahera Utara menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi secara intensif untuk meluruskan persepsi di masyarakat, khususnya terkait isu kelulusan yang kerap dikaitkan dengan adanya “orang dalam”.

“Peserta yang dinyatakan lulus benar-benar melalui tahapan seleksi yang ketat dan memenuhi seluruh persyaratan, baik dari segi kemampuan maupun kesiapan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, antusiasme peserta tahun ini tergolong tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 257 orang. Setelah melalui seleksi administrasi dan tahapan awal, jumlah tersebut menyusut menjadi 149 peserta. Selanjutnya, melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU), kembali tersaring menjadi 101 peserta terbaik.

Dari sisi persyaratan, lanjutnya, terdapat kebijakan diskresi untuk tinggi badan di tingkat kabupaten, yakni minimal 165 cm untuk siswa dan 160 cm untuk siswi, dari standar nasional 170 cm dan 165 cm. Namun, untuk seleksi tingkat Provinsi Maluku Utara tetap mengacu pada standar nasional.

Selain itu, ambang batas nilai TWK dan TIU juga diberikan penyesuaian menjadi 60 dan 65, dari standar nasional 70. Meski demikian, kualitas peserta dinilai sangat baik, bahkan terdapat tujuh peserta yang berhasil meraih nilai sempurna, terdiri dari lima siswi dan dua siswa.

Sebanyak 101 peserta yang lolos kemudian mengikuti tahapan lanjutan berupa tes kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta kesamaptaan yang dilaksanakan selama dua hari, pada 16 hingga 17 April 2026.

Hingga saat ini, tim seleksi masih melakukan rapat bersama pelatih untuk menentukan hasil akhir yang Akan di susun secara berurutan dan secara berjenjang akan dilaporkan ke pemerintah provinsi dan pusat. Karena Penetapan dimulai dari pusat dan dilanjutkan ke daerah dan kabupaten/Kota.

Namun demikian, dalam kesempatan tersebut telah diumumkan enam peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Halmahera Utara pada seleksi tingkat Provinsi Maluku Utara.

Sementara itu, dalam sambutan dan arahannya, Sekretaris Daerah Halmahera Utara menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi semangat juang dan sportivitas.

“Seleksi ini bukan hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga kedisiplinan, mental, serta kemampuan mengikuti norma dan prosedur yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi telah dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, sehingga peserta diharapkan tidak terpengaruh oleh isu-isu negatif yang tidak berdasar. Kepada peserta yang berhasil lolos, Sekda berpesan agar menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan penuh disiplin.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia mengingatkan agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga di masa depan.

“Proses ini merupakan bagian dari pembentukan karakter, sekaligus menjadi modal penting bagi adik-adik yang bercita-cita mengabdi sebagai TNI maupun Polri,” tambahnya.

Ia juga berharap, pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2026 mendatang, pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih di Kabupaten Halmahera Utara dapat berjalan sukses, lancar, dan membanggakan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penanggalan tanda peserta sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian seleksi, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh kebersamaan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *