Halut – Upaya memperkuat pengembangan talenta dan daya saing koperasi terus didorong oleh pemerintah pusat. Hal ini terlihat dari kunjungan kerja Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi RI, Destry Anna Sari bersama rombongan yang didampingi Asisten Deputi Literasi dan Penyuluhan, Edy Haryana ke Universitas Hein Namotemo. Rabu 15/04/2026.
Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat Universitas Hein Namotemo dan dihadiri oleh pimpinan kampus, dosen, serta sejumlah pihak terkait dalam rangka memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam pengembangan koperasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di daerah.
Rektor Universitas Hein Namotemo, Hendriane Namotemo dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah perbatasan, universitas memiliki komitmen kuat untuk mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam memperkuat perekonomian nasional, khususnya di daerah seperti Halmahera Utara yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun masih membutuhkan penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Menurutnya, kunjungan dari jajaran Kementerian Koperasi ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam mencetak talenta muda yang unggul, inovatif, serta memiliki daya saing di bidang koperasi dan UMKM.
“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan Kementerian Koperasi, baik melalui pelatihan, pendampingan, riset terapan, maupun program literasi koperasi bagi mahasiswa serta masyarakat,” ujar Rektor.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kolaborasi yang kuat, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui pengembangan koperasi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi.
Sementara Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop RI, Destry Anna Sari menegaskan bahwa saat ini pemerintah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan generasi muda dalam sektor koperasi.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong transformasi koperasi agar semakin modern, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi global.
“Kami tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah. Karena itu kami mengajak para pemuda untuk berperan aktif dalam pengembangan koperasi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui koperasi, nilai tambah ekonomi dari berbagai potensi daerah diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Dengan demikian, manfaat ekonomi tidak keluar dari daerah, tetapi tetap berputar dan dinikmati oleh masyarakat lokal.
Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden yang mendorong pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah-daerah yang memiliki potensi besar seperti Halmahera Utara.
Pengembangan Potensi Kelapa
Dalam kesempatan tersebut, Deputi juga menyoroti potensi komoditas kelapa yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat menjadi salah satu sektor unggulan yang dikembangkan melalui koperasi.
Menurutnya, kelapa merupakan komoditas strategis karena hampir seluruh bagiannya dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, baik untuk kebutuhan pangan, energi, maupun industri.
“Kami hadir di sini untuk melihat secara langsung potensi lokal yang dapat dikembangkan, salah satunya komoditas kelapa. Jika dikelola dengan baik melalui koperasi, komoditas ini dapat memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, diharapkan berbagai potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal sehingga mampu mendorong pemerataan ekonomi, khususnya di sektor pangan, energi, dan industri pengolahan.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Universitas Hein Namotemo dalam mencetak talenta muda koperasi yang inovatif serta berdaya saing, sekaligus memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi daerah di Kabupaten Halmahera Utara. (red)