HALUT, FaktaInvestigasi – Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, menghadiri sekaligus memantau pelaksanaan ibadah Paskah di sejumlah jemaat Gereja Masehi Injil di Halmahera (GMIH), Sabtu (4/4/2026) malam.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan perayaan Paskah berlangsung aman, damai, dan kondusif di wilayah Halmahera Utara.
Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni Jemaat Siloam dan Jemaat Siloam Baru Gosoma, yang melaksanakan ibadah Paskah secara bersama. Dalam kunjungannya, Bupati didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Halmahera Utara, Danpos Angkatan Laut, Danpos POM Tobelo, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan apresiasi kepada kedua jemaat yang telah melaksanakan ibadah Paskah secara bersama sebagai bentuk kebersamaan dan persatuan.
“Saya merasa terharu melihat pelaksanaan Paskah malam ini. Ini merupakan langkah penting dalam mempererat penyatuan GMIH,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Paskah bersama antara Jemaat Siloam dan Siloam Baru Gosoma menjadi momentum penting dalam proses rekonsiliasi dan penyatuan di tubuh GMIH.
Ia bahkan menyebut Jemaat Siloam Gosoma sebagai embrio penyatuan GMIH di Maluku Utara.
“Jika jemaat besar seperti Siloam Gosoma sudah memulai, maka saya yakin tidak ada lagi yang menghalangi proses penyatuan ini,” tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa proses penyatuan GMIH telah menjadi komitmen bersama, dengan target penyamaan persepsi pada 2026 dan pelaksanaan sidang sinode penyatuan pada 2027.
Ia menegaskan pentingnya dukungan semua pihak, termasuk aparatur sipil negara (ASN) yang juga berperan sebagai pelayan gereja, untuk tetap fokus dan tidak terpecah dalam mendukung kebijakan penyatuan.
“Tidak boleh ada yang berpihak ke mana-mana. Kita harus mendukung penuh upaya penyatuan GMIH,” katanya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita semua menginginkan kehidupan yang aman dan damai. Itu harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam perayaan Paskah tersebut dapat menjadi contoh bagi jemaat lainnya serta memperkuat persatuan dalam keberagaman di Halmahera Utara.
Kegiatan ibadah Paskah di Jemaat Siloam Gosoma berlangsung khidmat dan penuh sukacita, serta menjadi simbol kuat kebersamaan dalam upaya menuju penyatuan GMIH di Maluku Utara.