Jalan-Jalan

“FORMED Kao Teluk”, Kecewa Peryataan Kadis PMD Halut

×

“FORMED Kao Teluk”, Kecewa Peryataan Kadis PMD Halut

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Forum Masyarakat Enam Desa (FORMED) Kao Teluk/ Aswan Musa

 

Forum Masyarakat Enam Desa (FORMED) Kao Teluk, dikecewakan soal pemekaran Desa di Wilayah Kecamatan Kao Teluk yang disampaikan Kepala Dinas PMD Kabupaten Halmahera Utara di Media, Mereka kecewa terhadap Pemerintah Daerah yang dinilai gagal memperjuangkan usulan Pemekaran Desa tersebut, Kamis(12/03/2026).

Mereka mempertanyakan kegagalan Pemekaran Desa Persiapan menjadi Desa Definitif yang terpisah dari Desa induk, sebab selama ini tidak pernah ada sosialisasi atau pemberitahuan dari PMD ke Setiap Desa Persiapan Soal Kesiapan Dokumen.

Wakil Ketua Forum Masyarakat Enam Desa Aswan Musa, menyatakan kecewa atas kegagalan pemekaran tersebut. ”Padahal, usulan pemekaran ini sudah diperjuangkan selama kurang lebih enam tahun. Kadis PMD juga telah menjanjikan pemekaran itu pada tahun ini,” katanya.

Aswan menambahkan, semua syarat administratif untuk terbentuknya Desa baru juga sudah dipenuhi, Ia pun mendesak pemekaran itu direalisasikan karena telah menjadi aspirasi masyarakat di Desa Persiapan dalam Wilayah Enam Desa Kao Teluk.

Sementara itu Ketua Formed (Rizal Bambang) Mengatakan, selama ini kami di wilayah Enam Desa memperjuangkan harga diri Kabupaten Halmahera Utara, jikalau perjuangan ini tidak dibijaki dengan baik, maka permasalahan ini akan mentah kembali seperti semula.

Harapan kami Kadis PMD sebelum berkomentar di media dapat menghitung segala aspek yang ada di Enam Desa, jangan terkesan kacang lupa kulit, karena pernyataan atau penyampaian Kadis PMD itu, sama halnya pernyataan resmi Pemerintah Daerah, ungkapnya.

Jujur kami sangat kecewa dengan sikap Kadis PMD saat ini, Karena tidak pernah mereka lakukan pengumpulan dokumen di desa persiapan namun merilis bahwa mereka melakukan, imbuhnya.

Kami meminta dalam waktu dekat, Pemerintah Derah Mengundang Para Kades Persiapan dan Para Tokoh di Enam Desa, lakukan Pertemuan bersama, karena pernyataan Kadis PMD ini menimbulkan suasana panas di wilayah Enam Desa, jika tidak maka akan ada aksi pemboikotan di lintas Tobelo-Sofifi, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *