Kab Halut

Peduli Terhadap GenRe, Penyuluh KB Tobelo Sance Kayeli Aktif Laksanakan Kegiatan PIK-R di SMP PGRI Tobelo

×

Peduli Terhadap GenRe, Penyuluh KB Tobelo Sance Kayeli Aktif Laksanakan Kegiatan PIK-R di SMP PGRI Tobelo

Sebarkan artikel ini

Halut – Mendukung program pembinaan remaja yang sehat dan berkualitas, Petugas Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Tobelo, Sance Kayeli, S.Ap, aktif melaksanakan kegiatan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) kepada para siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Tepatnya di SMP PGRI Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Senin (09/03/2026).

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam membentuk Generasi Berencana (GenRe) yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku hidup sehat serta mampu merencanakan masa depan dengan baik.

Pelaksanaan kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Halmahera Utara melalui penyuluh KB di tingkat kecamatan.

Kepada wartawan, Sance Kayeli menjelaskan bahwa kegiatan PIK-R bertujuan memberikan pemahaman kepada para remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental serta membentuk perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi kepada para remaja agar memiliki pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, serta mampu menjaga diri dari berbagai perilaku berisiko,” ujar Sance.

Ia menambahkan, pada prinsipnya kegiatan ini bertujuan mempersiapkan remaja menjadi Generasi Berencana (GenRe) yang berkualitas, sehat, dan mampu mengambil keputusan yang tepat bagi masa depan mereka.

Program PIK-R sendiri merupakan wadah bagi remaja untuk memperoleh berbagai informasi penting, mulai dari kesehatan reproduksi, konseling sebaya, hingga pengembangan karakter dan keterampilan hidup (life skill).

Melalui program ini, para remaja juga diberikan pemahaman mengenai Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yaitu upaya pencegahan terhadap seks bebas, pernikahan usia dini, dan penyalahgunaan NAPZA.

Selain itu, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja, termasuk Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), pentingnya menjaga gizi, serta perencanaan pendidikan dan masa depan.

Sance juga menegaskan bahwa pembinaan remaja tidak hanya terbatas pada penyampaian materi edukasi, tetapi juga harus diikuti dengan kegiatan yang mampu mengembangkan potensi dan kreativitas generasi muda.

“Untuk membentuk karakter remaja yang tangguh, mandiri, dan berkualitas, edukasi pengembangan diri sangat penting dilakukan melalui berbagai kegiatan yang inovatif dan kreatif, seperti kompetisi keterampilan di bidang seni budaya, olahraga, teknologi digital, maupun kerajinan,” jelasnya.

Ia berharap melalui kegiatan PIK-R di sekolah-sekolah, para remaja di Kabupaten Halmahera Utara dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, menghindari pergaulan bebas, serta memiliki kesiapan mental dan pengetahuan yang cukup dalam menyongsong masa depan yang lebih baik. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *