Morotai – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar program pangan murah di Kabupaten Pulau Morotai pada Rabu (25/2/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Dinas Pangan itu bekerja sama dengan Perum Bulog dan Bank Indonesia untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Ramadan.
Intervensi ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga bahan pokok pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Wilayah kepulauan seperti Morotai menjadi perhatian karena menghadapi tantangan distribusi logistik yang berpotensi memicu fluktuasi harga.
Sejumlah komoditas strategis disediakan dalam kegiatan tersebut, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, serta kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah harga pasar.
Sejak sore, warga memadati lokasi kegiatan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mengantisipasi kenaikan harga selama Ramadan.
Maksumi Mandea, 34 tahun, warga Desa Muhajirin kecamatan Morotai Selatan, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.
“Ini positif untuk membantu ibu-ibu karena pengeluaran meningkat saat Ramadan,” ujarnya.
Selain menyediakan bahan pangan murah, pemerintah daerah memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan mudah dijangkau masyarakat.
Koordinasi dilakukan bersama pemerintah kabupaten, aparat keamanan, dan pelaku distribusi guna menjaga kelancaran rantai pasok hingga ke wilayah terpencil.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyatakan kegiatan stabilisasi pangan akan dilaksanakan secara berkala di berbagai kabupaten dan kota. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga keterjangkauan harga dan ketahanan pangan masyarakat.
Sumber: TernateHits