BERITA UTAMAKab Halut

Lapas Kelas IIB Tobelo Dorong UMKM Warga Binaan Bermandiri

×

Lapas Kelas IIB Tobelo Dorong UMKM Warga Binaan Bermandiri

Sebarkan artikel ini
Warga Binaan Lapas Tobelo memproduksi produksi keripik pisang dan singkong sebagai salah satu komoditas UMKM baru di tahun 2026. (Foto: Humas Lapas Tobelo)

Halut – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tobelo terus kembangkan pembinaan kemandirian melalui produksi keripik pisang dan singkong sebagai salah satu komoditas UMKM baru di tahun 2026.

Kegiatan ini implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian dan pemberdayaan ekonomi Warga Binaan.

Produksi keripik pisang dan singkong dilaksanakan oleh Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian di bidang pengolahan pangan sebagai perluasan ragam produk pangan hasil pembinaan.

Proses produksi dilakukan secara bertahap, mulai dari pengolahan bahan baku, pengemasan, hingga penerapan standar kebersihan dan kualitas produk sehingga memiliki nilai tambah dan siap bersaing di pasaran.

Kepala Lapas Tobelo, Donni Isa Dermawan, menyatakan pengembangan keripik pisang dan singkong menjadi langkah strategis dalam mendukung program pembinaan berkelanjutan.

“Produksi keripik ini diharapkan mendorong kemandirian dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat. Kami ingin pembinaan tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi benar-benar menghasilkan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi,” ujarnya.

Melalui pengembangan produk keripik pisang dan singkong sebagai UMKM baru di tahun 2026 ini, Lapas Tobelo berharap pelaksanaan 15 Program Aksi Kemenimipas berjalan makin optimal sekaligus mendorong pembinaan kemandirian Warga Binaan yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi reintegrasi sosial.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *