Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara, di bawah kepemimpinan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe terus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan melalui langkah konkret di lapangan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, melakukan kunjungan kerja langsung ke Kabupaten Halmahera Timur selama dua hari, Jumat–Sabtu (23–24 Januari 2026), guna memastikan proses pembelajaran dan pembangunan infrastruktur pendidikan berjalan optimal.
Didampingi jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kadikbud meninjau sepuluh satuan pendidikan, meliputi SMA Negeri 2 Haltim, SMK Maritim Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah Subaim, SLB Negeri Haltim, SMA Negeri 1 Haltim, SMK Pertambangan Subaim, SMA Negeri 5 Maba, SMA Negeri 10 Subaim, serta SMK Negeri 1 Haltim di Maba.
Kunjungan tersebut difokuskan pada monitoring kegiatan belajar mengajar awal tahun 2026, sekaligus mengevaluasi progres pembangunan dan revitalisasi sekolah Tahun Anggaran 2025, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD Provinsi Maluku Utara.
Kehadiran pimpinan tertinggi Dikbud Malut di wilayah tersebut disambut antusias oleh warga sekolah. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Haltim, Zufriadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut yang dinilai memberikan semangat baru bagi satuan pendidikan di daerah.
Dalam rangkaian kunjungan, Abubakar Abdullahyang akrab disapa Aka juga menyampaikan arah kebijakan strategis pendidikan Maluku Utara melalui tagline “Akselerasi Mutu dan Layanan Pendidikan”, yang dijabarkan dalam tujuh agenda aksi 2026.
Agenda tersebut meliputi penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kesehatan dan kebersihan sekolah, implementasi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), percepatan revitalisasi sarana prasarana, peningkatan mutu pendidikan melalui Rapor Pendidikan, TKA, dan SPM, penerapan BLUD di SMK serta penguatan profil lulusan, hingga pemajuan Indeks Kebudayaan Daerah.
Menurutnya, seluruh agenda tersebut merupakan bagian dari arah kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah terintegrasi dalam Rencana Strategis (Renstra) Dikbud, sekaligus menjadi mandat langsung dari Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara.
Ia juga menegaskan bahwa capaian pendidikan sepanjang 2025 yang mendapat berbagai apresiasi publik harus menjadi modal untuk melompat lebih jauh di tahun-tahun berikutnya.
“Kita jadikan keberhasilan sebelumnya sebagai energi untuk bekerja lebih baik lagi. Seluruh potensi dan sumber daya harus disatukan untuk mewujudkan visi besar pembangunan sumber daya manusia Maluku Utara,” ujarnya.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut ditutup dengan penanaman jagung di kebun sekolah SMK Negeri 1 Haltim, sebagai simbol penguatan pendidikan berbasis praktik, kemandirian sekolah, serta integrasi pembelajaran dengan sektor produktif.