Ternate – Kapal Republik Indonesia (KRI) Dorang-874 dari TNI AL saat ini mengangkut bantuan logistik bencana untuk warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara, Maluku Utara.
Kapal perang yang berlabuh sudah tiga hari di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, akan berangkat pada kamis 15 januari 2026 pagi tadi hingga malam ini menuju ke Halmahera Barta dan Halmahera Utara dengan tujuan sebagai salah satu jalur utama pengiriman bantuan apabila kondisi di lapangan membutuhkan dukungan laut.
Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada III Laksamana Pertama Elmondo Samuel Sianipar, menyatakan, setelah mengetahui adanya musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara, maka dirinya langsung melaporkan kepada Panglima AL, Datur Usman dan selanjutnya memerintahkan untuk segera menuju ke Ternate guna memberikan bantuan.
“Secara umum sebagai prajurit TNI kami harus hadir menolong kesulitan masyarakat dan itu sudah sejalan dengan perintah Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa TNI harus hadir menolong kesulitan rakyat dengan meningkatkan kesiapsiagaan, selain menjaga keamaan laut diwilayah kami, TNI siap menolong Pemerintah Daerah untuk sama-sama bersinergi dalam menanggulangi bencana alam,” ujar Elmondo, Kamis (15/1/2026).
Pada kesempatan yang sama Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Gurtom Fartianto mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD baik dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten. Dimana dampak bencana dari tanggal 7 januari 2026 kemarin, untuk akses jalan di Halmahera Barat sudah mulai terbuka, namun di Halmahera Utara khususnya di Kecamatan Loloda Utara, akses jalannya belum bisa ditempuh dengan jalan darat, sehingga dengan keberadaan KRI Dorang -874, pendistribusian logistik bisa dilakukan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada KRI Dorang 874 dalam hal ini Danguskamla yang siap menghadirkan unsurnya di Ternate. Kami akan mencoba menggeser bantuan yang telah dikumpulkan baik dari Koarmada III, Danlanan Ternate dan Masyarakat Ternate,” kata Gurtom.
Ia menambahkan, nanti malam (Kamis 15 Januari 2026 akan menuju ke Kecamatan Loloda Utara, karena KRI dorang 874 ini jika sudah tiba di lokasi pun hanya berlabuh di laut saja, karena di Kecamatan Loloda Utara tidak ada dermaga, jadi rencananya bantuan logistik ini akan didistibusikan melalui longboad.