BERITA UTAMAInfo Keagamaan

Sekprov Malut Hadiri Penutupan STQH Nasional di Sulawesi Tenggara

×

Sekprov Malut Hadiri Penutupan STQH Nasional di Sulawesi Tenggara

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A Kadir hadiri penutupan STQH Nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (18/10/2025). (Fot: RRI/Yudi)

Kendari – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menghadiri acara penutupan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadis (STQH) Nasional XXVIII yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (18/10/2025).

Samsuddin didampingi Wakil Ketua I dan II LPTQ Maluku Utara, Fadly U Muhammad dan Mulyadi Wowor, yang telah berada di Kendari sejak pembukaan.

Penutupan ajang bergengsi tingkat nasional ini secara resmi dilakukan oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad, mewakili Menteri Agama RI.

Acara penutupan berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka dan Hugua, serta perwakilan sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam keterangannya, Sekprov Malut Samsuddin A. Kadir menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan STQH Nasional di Bumi Anoa. Ia menilai panitia pelaksana dan masyarakat Sulawesi Tenggara menunjukkan kesiapan dan semangat luar biasa sejak pembukaan hingga malam penutupan.

“Saya terus mendapat informasi dari kafilah Maluku Utara bahwa panitianya sangat siap. Venue lomba juga disiapkan dengan baik dan nyaman bagi peserta,” ujar Samsuddin.

Meskipun kafilah Maluku Utara belum berhasil menembus babak final, Samsuddin yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Maluku Utara menegaskan pentingnya melakukan evaluasi terhadap sistem pembinaan di daerah.

“Kita akan evaluasi pola pembinaan agar pada pelaksanaan STQH maupun MTQ mendatang, peserta dari Maluku Utara bisa tampil lebih baik dan kembali meraih prestasi nasional, seperti yang pernah kita capai sebelumnya,” ucapnya.

STQH Nasional XXVIII di Kendari resmi berakhir dengan Provinsi Kalimantan Timur keluar sebagai juara umum, disusul DKI Jakarta dan Sumatera Selatan di posisi kedua dan ketiga. Sementara tuan rumah Sulawesi Tenggaraberhasil menempati urutan ke-9 dari 10 provinsi terbaik.

Ajang dua tahunan ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi tilawah dan hafalan hadis, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah antar-kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *