BERITA UTAMAGubernur Malut

Sebanyak 310 ASN Pemprov Malut Telah Ikuti Ujikom-MACT

×

Sebanyak 310 ASN Pemprov Malut Telah Ikuti Ujikom-MACT

Sebarkan artikel ini
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, didampingi Plt. Kepala BKD Zulkifli Bian, hendak menuju laboratorium SMK Negeri 1 Ternate, untuk meninjau pelaksanaan Ujikom, namun ia disambut para siswa. (Foto: RRI/KBRN)

Ternate – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara terus memperkuat reformasi birokrasi berbasis merit system. Sejak 8 Oktober 2025, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Pemprov Malut melaksanakan Pemetaan Potensi dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan sistem Mobile Assisted Competency Test (MACT).

Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer SMK Negeri 1 Ternate ini diikuti oleh ratusan ASN, meliputi pejabat eselon III, eselon IV, jabatan fungsional, hingga pelaksana. Program ini merupakan hasil kerja sama antara BKD Malut dengan Unit Layanan Penilaian Kompetensi dan Pengembangan SDM (ULPKPSDM) FISIP Universitas Padjadjaran Bandung.

Gubernur Sherly Tjoanda meninjau langsung pelaksanaan uji kompetensi tersebut. Didampingi Plt. Kepala BKD Malut, Zulkifli Bian, Gubernur tampak menyapa peserta yang tengah serius mengikuti tes berbasis komputer itu.

Selain para pejabat administrator, sebanyak 37 pejabat eselon II definitif juga menjalani asesmen lanjutan yang dikombinasikan dengan MACT, sebagai bagian dari implementasi Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemprov Maluku Utara. Pada hari kedua, seluruh pejabat pimpinan tinggi telah menyelesaikan tahapan wawancara yang menjadi bagian dari proses pemetaan kompetensi.

Langkah Strategis Menuju Birokrasi Berbasis Kinerja
Gubernur Sherly Tjoanda, saat menyaksikan puluhan ASN mengikuti Ujikom melalui MACT di laboratorium SMK Negeri 1 Ternate. (Foto: KBRN/RRI)

Plt. Kepala BKD Provinsi Maluku Utara, Zulkifli Bian, menjelaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan bagian dari upaya Pemprov untuk memperkuat tata kelola sumber daya manusia aparatur yang profesional, transparan, dan berbasis kompetensi.

“Penyelenggaraan penilaian potensi dan kompetensi ASN melalui metode MACT ini berlangsung selama tiga hari sejak Rabu kemarin,” ujar Zulkifli kepada rri.co.id, Kamis (9/10/2025).

Zulkifli menambahkan, dalam pelaksanaannya, setiap ASN diuji pada berbagai aspek seperti kompetensi manajerial, sosio-kultural, literasi digital, serta emerging skills yang menjadi indikator penting dalam pengembangan karier aparatur negara.

Hasil dari uji kompetensi ini nantinya akan diintegrasikan langsung dengan data ASN pada Sistem Informasi ASN (SIASN) Badan Kepegawaian Negara serta aplikasi Sistem Manajemen Talenta milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Sampai dengan hari kedua, total peserta yang telah mengikuti pelaksanaan MACT sebanyak 310 orang dari target 350 peserta. Sisanya akan mengikuti pada Jumat, 10 Oktober 2025,” ucapnya.

Uji kompetensi ini menjadi langkah strategis Pemprov Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, untuk membangun birokrasi yang adaptif, berkinerja tinggi, dan berorientasi hasil, sejalan dengan agenda nasional reformasi birokrasi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *