BREAKING NEWSDunia Barat

Rakyat Amerika Latin Kecam Israel Cegat Flotilla Gaza

×

Rakyat Amerika Latin Kecam Israel Cegat Flotilla Gaza

Sebarkan artikel ini
Ribuan orang turun ke jalan di berbagai kota Amerika Latin, Rabu (1/10/2025). (Foto: KOMPAS)

Meksiko – Ribuan orang turun ke jalan di berbagai kota Amerika Latin, Rabu (1/10/2025), menanggapi pencegatan Global Sumud Flotilla oleh Angkatan Laut Israel. Gerakan tersebut bertujuan menembus blokade Gaza dan membawa bantuan kemanusiaan.

Melansir dari Anadolu, demonstrasi besar terjadi di Kota Meksiko, Bogota, Buenos Aires, dan Montevideo. Di Bogota, demonstran berkumpul di depan Asosiasi Bisnis Nasional Kolombia (ANDI).

Di Buenos Aires, ratusan orang ikut serta dalam aksi protes, mengecam serangan pasukan Israel terhadap flotilla. Mereka juga menuntut diakhirinya genosida di Gaza.

Seorang demonstran menegaskan tuntutan kebebasan bagi rekan-rekan mereka yang ditahan. Ia juga menekankan pentingnya memastikan bantuan kemanusiaan bisa sampai ke Gaza.

Di Montevideo, para aktivis menyerukan kebebasan bagi Palestina. Mereka juga membawa poster yang menuntut agar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dipenjara.

Menurut penyelenggara, flotilla yang dicegat terdiri dari lebih dari 40 kapal dengan lebih dari 500 relawan dari 40 negara. Angkatan Laut Israel mencegat flotilla sekitar 80 mil laut dari Gaza.

Sembilan kapal berhasil dicegat dan satu kapal lainnya ditabrak saat masih di perairan internasional. Israel menyatakan bahwa “beberapa kapal” ditahan tanpa insiden dan para penumpang sedang dipindahkan ke pelabuhan Israel.

Di Meksiko, para demonstran berkumpul di luar Kementerian Luar Negeri. Mereka menuntut pembebasan semua anggota flotilla, termasuk tujuh warga Meksiko yang ditahan.

Dua di antaranya adalah Arlin Medrano dan Sol Gonzalez, awak kapal Adara. Mereka sempat melaporkan pencegatan tersebut melalui video di media sosial.

Dalam rekaman itu, Medrano menegaskan bahwa mereka dicegat secara ilegal di perairan internasional. Perwakilan hukum delegasi Meksiko menyatakan bahwa para tahanan akan segera dideportasi ke negara asalnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *