Haltim – Penilaian kompetensi manajerial pejabat eselon III Pemda Halmahera Timur memasuki hari kedua. Kegiatan berlangsung di kantor UPT BKN Ternate menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT), Rabu (24/9/2025).
Sekda Halmahera Timur Ricky Chairul Rifat hadir langsung memantau jalannya penilaian kompetensi pejabat pada kesempatan tersebut. Ia juga menyapa peserta, memberi arahan, serta menyemangati agar mereka fokus mengikuti seluruh rangkaian.
Pada hari kedua, pelaksanaan penilaian terbagi dalam dua sesi yang diikuti banyak pejabat. Sesi pertama diikuti 45 peserta, sedangkan sesi kedua akan diikuti 44 peserta.
Sebelumnya, Selasa (23/9/2025) sebanyak 40 pejabat telah mengikuti penilaian kompetensi manajerial. Dengan demikian, total peserta keseluruhan mencapai 129 orang pejabat lingkup Pemda Halmahera Timur.
Para peserta tersebut terdiri atas kepala bagian, kepala bidang, sekretaris OPD, camat serta sekretaris camat. Mereka dinilai kompetensi manajerialnya untuk mendukung profesionalitas dan peningkatan kinerja birokrasi Pemda Halmahera Timur.
Sekda Ricky mengingatkan pentingnya penilaian ini sebagai tolak ukur pengembangan karier ASN ke depan. “Proses ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian penting membangun aparatur yang profesional,” kata Sekda.

Ia juga menyampaikan motivasi dan harapan kepada para peserta yang tengah mengikuti penilaian kompetensi tersebut. “Saya berharap seluruh peserta mampu menunjukkan potensi terbaiknya demi mendukung kemajuan organisasi,” ujarnya.
Ricky menambahkan hasil baik dalam penilaian akan menjadi modal penting menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks. Ia menekankan agar peserta menjadikan pengalaman ini sarana evaluasi diri untuk meningkatkan kapasitas pribadi.
Terpisah, Kepala BKPSDA Halmahera Timur, Ismail Mahmud menjelaskan hasil penilaian kompetensi akan diumumkan secara terpusat oleh BKN. Meski begitu, menurutnya setiap peserta tetap dapat mengakses hasilnya secara mandiri melalui sistem yang tersedia.
Ismail menegaskan penilaian kompetensi manajerial ini bertujuan memperkuat sistem merit dalam tubuh Pemda Halmahera Timur. Ia berharap seluruh pejabat menjadikan pengalaman ini motivasi dalam meningkatkan kualitas kinerja sehari-hari di lapangan.