Batam – Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) pada Rabu (17/9/2025) kemarin mengadakan Kongres XIV dan Seminar Nasional Ilmiah yang diselenggarakan di Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Harmoni One Batam itu dimulai pada Rabu (17/9/2025) hingga Jumat (19/9/2025), dan mengangkat tema “Pustakawan di Era Kecerdasan Buatan, Peluang dan Tantangan”.
Tujuan dari Kongres XIV dan Seminar Nasional Ilmiah itu adalah Meningkatkan Profesionalisme dan Kompetensi, dan bentuk Pertanggungjawaban Pelaksanaan Program Kerja IPI Periode 2022 – 2025, serta menyusun program kerja baru, peninjauan kembali AD/ART, Kode Etik dan Pemilihan Ketua Umum Baru.
Kongres itu dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang dan institusi, dan Utusan dari Provinsi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dalam bidang keilmuan masing-masing. Seminar nasional ilmiah ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengetahuan, memperkenalkan penelitian terbaru, dan mendiskusikan isu-isu terkini.
Provinsi Maluku Utara juga mengirim Delegasi Kongres IPI ini sebanyak 5 orang yang terdiri dari, Ketua DPW Perpustakaan Sekolah Kartini Umar, S.Pd bersama 4 Pengurus lainnya, sekaligus mengikuti kegiatan seminar dan kunjungan ke Perpustakaan di Singapore.
Kongres XIV dan Seminar Nasional Ilmiah ini menghasilkan beberapa kesimpulan dan rekomendasi penting, antara lain:
– Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keilmuan dalam pembangunan berkelanjutan
– Meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dalam bidang keilmuan masing-masing
– Mendorong kolaborasi dan kerja sama antar institusi dan bidang keilmuan
“Kami berharap Kongres XIV dan Seminar Nasional Ilmiah ini dapat memberikan kontribusi penting dalam pengembangan keilmuan dan pembangunan berkelanjutan”.