BERITA REDAKSIKepolisian

Polri Pastikan Polantas Beri Manfaat Nyata untuk Masyarakat

×

Polri Pastikan Polantas Beri Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo. (Foto: Korlantas Polri)

Jakarta – Polri ingin menunjukkan bahwa keberadaan Polantas bukan hanya dalam hal penegakan hukum lalu lintas. Tetapi juga hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo saat menyambut peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70. “Kegiatan sosial Ini adalah bentuk kepedulian kami sekaligus ungkapan syukur dalam memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70,” kata Wibowo dalam keterangannya, Selasa (16/9/2025).

Wibowo menambahkan, kehadiran Polri dalam momentum ini diharapkan semakin mempererat hubungan dengan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat, tidak hanya di jalan raya, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Rangkaian bakti sosial dan bakti kesehatan ini dilaksanakan serentak di berbagai daerah. Ini dengan melibatkan jajaran lalu lintas di tingkat pusat hingga kewilayahan.

“Kehadiran Polantas dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ini yang merasakan langsung manfaat dan perhatian dari institusi kepolisian,” ucapnya.

Sebelumnya Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho, menegaskan bahwa tugas kepolisian dalam mengatasi permasalahan lalu lintas sudah diatur dalam undang-undang dan menjadi bagian dari kewajiban institusi kepolisian. Dalam menjalankan tugasnya, Polantas (Polisi Lalu Lintas) harus hadir di tengah masyarakat, mengayomi, serta memahami berbagai permasalahan yang dihadapi pengguna jalan.

“Sebagai aparat kepolisian, Polantas harus dekat dengan masyarakat, diterima di tengah-tengah mereka, dan aktif berkomunikasi serta mendengarkan keluhan mereka. Jika kita sudah memahami permasalahan yang ada di lapangan, maka kita bisa memberikan solusi yang tepat, tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat harus benar-benar diimplementasikan,” kata Kakorlantas pada Kamis (19/2/2025).

Kakorlantas mencontohkan sikap Aipda Agus Sudarisman, anggota Polantas Polresta Bogor Kota, yang viral karena aksinya melawan arus di Jalan Raya Pajajaran, Bogor, demi mengawal pasien sakit. Keputusan cepat dan berani tersebut mencerminkan bahwa Polantas bertugas untuk melindungi masyarakat, bukan sekadar melakukan penegakan hukum.

Menurutnya, pendekatan humanis dalam bertugas merupakan bagian dari upaya menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan aman bagi semua pengguna jalan. Kakorlantas menegaskan bahwa Polantas tidak boleh hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga harus mampu membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas secara mandiri.

“Banyak sekali contoh di lapangan yang menunjukkan pentingnya kedekatan polisi dengan masyarakat. Polantas tidak boleh bangga hanya karena menilang, tetapi harus bangga ketika masyarakat bisa tertib dan disiplin tanpa paksaan, jika angka kecelakaan berkurang dan pelanggaran menurun, itu adalah keberhasilan kita bersama,” ucapnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *