Ternate – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga bersama I-League mengadakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Suporter Sepak Bola. Kegiatan ini digelar di Hotel Ayu Lestari, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (16/9/2025).
Sejumlah perwakilan suporter Malut United mulai dari Superman, Salawaku, Bongkar, Kans MU, hingga Ultras Kie Raha turut hadir dalam kegiatan ini. Selain itu, kegiatan yang mengangkat tema ‘Suporter Cerdas, Tim Berkualitas’ itu juga turut melibatkan manajemen Malut United serta OPD teknis.
Kegiatan edukasi ini juga turut melibatkan berbagai pemateri. Di antaranya yaitu Laurensius Indra dari PSSI, Budiman A. Dalimunthe (Bung Budiman) dari I-League (LIB), Yusuf Suparman yang merupakan Asisten Deputi Olahraga Professional Kemenpora, pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni, serta Teguh Karyadi dari Karo Orps Polda Malut.
Laurensius Indra selaku perwakilan dari PSSI mengatakan bahwa keselamatan dan keamanan adalah hal yang paling utama dalam sepakbola. Dalam hal tersebut, tentunya PSSI membutuhkan kolaborasi dan koordinasi yang kuat dari pihak kepolisian, LIB, dan terutama dari rekan-rekan suporter.
“Terkait dengan laga away kita sudah ada kajian dan evaluasi selama 5-6 pekan pertandingan ini, dan hanya ada satu insiden yang terjadi yaitu di Yogyakarta. Mungkin setelah ini kita berharap teman-teman (suporter) bukan hanya datang saat home, tapi saat away juga bisa datang ke stadion,” ujar Indra.
Seperti yang diketahui sebelumnya, bahwa suporter tim tamu dilarang menghadiri pertandingan. Regulasi ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Sementara itu, pengamat sepakbola nasional, Mohamad Kusnaeni atau yang akrab disapa Bung Kus, mengatakan bahwa edukasi itu penting untuk suporter, tetapi juga harus diperkuat dengan sistem dan regulasi. Beberapa caranya yaitu dengan benchmarking, role model, tiket terusan, asosiasi, dan paguyuban.
“Bikin role model, jadikan itu sebagai benchmarking kelompok supporter yang lain. Dan bagi mereka yang sudah memiliki predikat sebagai role model punya hak untuk mendatangkan suporter tamu dan punya hak untuk ikut away,” kata Bung Kus, sembari berharap dengan cara itu persepakbolaan nasional dapat diperbaiki.
Sebelum mengakhiri kegiatan, Bung Kus memberikan prediksi kepada Malut United. Menurutnya, Malut United akan finis diperingkat empat besar.
Namun, ia menambahkan bahwa konsistensi adalah kuncinya. Ia memberikan catatan kepada Laskar Kie Raha untuk tidak mengganti pelatih lagi.
“Saya optimis (Malut United) bisa masuk empat besar. Dengan catatan, jangan (pelatih) besok diminta mundur lagi, kasih kesempatan,” katanya, mengakhiri.