Ternate – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, menyampaikan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Maluku Utara. Peringatan dini itu berlaku selama tiga hari, di mulai pada Kamis (11/9/2025) hingga Sabtu (13/9/2025).
Waspada adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Maluku Utara. Hal itu diakibatkan adanya sirkulasi di wilayah perairan Samudera Pasifik.
Prakirawan BMKG, Muhammad Fauzi menjelaskan, sirkulasi tersebut menyebabkan adanya belokan angin dan pertemuan massa udara di wilayah Maluku Utara, yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan. Selain itu, berakibat pada kecepatan angin di beberapa wilayah.
Berdasarkan rilis yang diterima rri.co.id, berikut beberapa wilayah di Maluku Utara, yang diharapkan waspada terhadap peringatan dini cuaca ekstrem tersebut:
Kamis (11/9/2025):
Wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, yakni Morotai, Loloda, Ibu, Jailolo, Sidangoli, dan Obi. Kondisi tersebut dapat meluas hingga ke wilayah Maba, Buli, Wasile, Ternate, Batang Dua, Hiri, Moti, Sofifi, Oba dan Tidore.
Jumat (12/9/2025):
Wilayah yang perlu waspada cuaca ekstrem tersebut adalah Morotai, Loloda Utara, Galela, Tobelo, Kao dan Malifut. Prediksi cuaca ekstrem tersebut juga berlaku untuk wilayah Maba, Buli, Wasile, Patani dan Weda.
Sabtu (13/9/2025):
Wilayah yang patut waspada adalah wilayah Morotai, Loloda, Galela, Tobelo, Kao, Malifut, Ibu, Jailolo dan Sidangoli. Kemudian Maba, Buli, Wasile, Patani, Weda, Gebe, Kasiruta, Gane, Widi, Obi, Ternate, Batang Dua, Hiri dan Moti.