Kab Halteng

Sekdes Diduga Ikut Terlibat Raibnya Dana Desa Sosowomo

×

Sekdes Diduga Ikut Terlibat Raibnya Dana Desa Sosowomo

Sebarkan artikel ini
Pejabat Kepala Desa Sosowomo saat berpose dengan stafnya di kantor desa,di Halteng. (Foto: Fais/Fakta)

Halteng – Beberapa waktu lalu Pemerinta Desa Sosowomo di gemparkan dengan Raibnya dana desa dari tangan bendahara desa bernama Fina. Pejabat Kepala desa Martoyo pun langsung turun tangan dan memanggil seluruh staf desa, di kantor desa untuk dimintai keterangan.

“Saya dengar kalau dana pembangunan rumah layak huni ludes di tangan bendahara, pak kades langsung kumpul seluruh staf. Rapat mendadak di kantor desa, guna menanyakan bagaimana bisa dana itu bisa habis terpakai atau hilang di tangan bendahara,” jelas sumber kepada media ini, pada Jumat (22/08/2025).

Sumber itu menyebutkan bahwa dana tersebut adalah sisa dana pembangunan rumah layak huni, namun dana itu raib ditangan bendahara.

“Saya sendiri bingung masa uang di tangan bendahara bisa hilang,” kata sumber itu lagi.

Bahkan kepala desa juga ikut menanyakan perihal tersebut pada bendahara, namun Ibu Fina tidak mau terbuka, sehingga hal ini harus disampaikan ke media.

“Semoga dengan begini Aparat penegak hukum (APH) mendengar dan mau memanggil pihak-pihak terkait dalam hal ini, PJ kepala Desa, Sekdes, Bendahara, serta tim pengelola kegiatan (TPK)  agar bisa menemukan jawaban dari hilangnya dana tersebut,” tegasnya.

Guna melengkapi pemberitaan ini, media ini mencoba mengkonfirmasi ke Sekretaris Desa (Sekdes) melalui pesan whatsapp, dengan mengirim rilis. Namun dalam pesan singkat itu sekdes hanya menjawab singkat.

“Ini siapa yang bilang, balasnya melalui pesan whatsapp kemudian ia melanjutkan bahwa. Tra butul itu’ coba tanya langsung ke bendahara saja, biar lebih jelas to,” tulisnya melalui pesan singkat di whatsapp.

Secara terpisah salah satu staf Kecamatan Weda Selatan saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa, untuk kasus Dana desa di desa Sosowomo, saat ini sudah ditangan phak kecamatan, bahkan Camat Nurlaila Jamali sudah memanggil yang bersangkutan untuk di mintai pertanggungjawaban dengan cara menggantikan uang desa tersebut.

“Dari kecamatan sudah mengambil tindakan dengan memotong gaji Sekdes dan di buat surat pernyataan yang di tanda tangani oleh Sekdes Aksen Aiba,” kata sumber itu mengahiri.

Reporter: Fais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *