Jailolo Selatan – Desa Dodinga, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, dikenal sebagai salah satu destinasi wisata sejarah dan ekowisata di Maluku Utara, menjadi tuan rumah Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi Pariwisata yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Maluku Utara, Rabu (20/8/2025).
Kegiatan ini menghadirkan perangkat desa, pengelola destinasi wisata, pelaku usaha lokal, calon Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga perwakilan masyarakat. Tujuannya, memberikan keterampilan praktis dalam mengelola destinasi minat khusus agar lebih profesional, berdaya saing, dan tetap menjaga kelestarian budaya serta lingkungan.
Sekretaris Dispar Malut, Drs. Jufry Angkotasan, menegaskan potensi besar Desa Dodinga sebagai destinasi bersejarah. Desa ini dikenal luas sebagai lokasi lahirnya Teori Evolusi oleh naturalis dunia Alfred Russel Wallace.
“Penguatan kapasitas masyarakat menjadi kunci agar potensi ini bisa dikelola secara berkelanjutan sekaligus memberi manfaat ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Dispar Malut, Kris Syamsudin, mengungkapkan bahwa Dodinga telah menjadi tujuan wisatawan asing dan nasional. Pada 2024, bahkan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey bersama cicit Alfred Russel Wallace, William (Bill) Wallace, meresmikan prasasti Wallace di desa ini.
“Dodinga punya daya tarik kuat, mulai dari Wallace’s Giant Bee (Ofu Raja) yang merupakan lebah endemik terbesar di dunia, hingga wisata mangrove, pemandian air panas, rumah peninggalan Wallace, benteng Belanda, dan pengamatan burung,” ucapnya.
Pelatihan ini menghadirkan berbagai materi, antara lain:
- Manajemen destinasi berbasis Community Based Tourism (Kris Syamsudin, Dispar Malut)
- Peningkatan pelayanan wisatawan (hospitality) (Asty Ayuningsih, Universitas Khairun)
- Tata kelola homestay (Kurniaty Silia, Homestay Kurnia)
- Pengemasan informasi pemanduan wisata (Azis Momanda, HPI Malut)
Selain teori, peserta juga mengikuti praktik lapangan berupa simulasi pelayanan wisata, penyusunan paket wisata, pengamatan homestay, hingga study tour bagi pemandu lokal.
Melalui pelatihan ini, Kris berharap pengelola destinasi Desa Dodinga semakin siap menjawab tantangan pariwisata modern, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menghadirkan manfaat ekonomi yang inklusif bagi masyarakat.