Haltim – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub secara resmi membuka pelatihan Potensi SAR Water Rescue di Haltim. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati, Jumat (25/7/2025) dan diikuti puluhan peserta dari berbagai unsur.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Ternate selama enam hari pelaksanaan. Para peserta berasal dari kalangan nelayan, relawan, hingga organisasi masyarakat dan lembaga sosial.
Tujuan utama kegiatan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kondisi darurat di kawasan pesisir. Halmahera Timur dipilih karena termasuk daerah rawan kecelakaan laut dan potensi bencana.
Bupati Ubaid Yakub menyampaikan bahwa pembekalan SAR menjadi kebutuhan penting untuk masyarakat wilayah rentan bencana. “Kita tidak tahu kapan musibah datang, maka masyarakat harus dibekali pengetahuan dasar SAR,” ujarnya.

Menurut Ubaid, pelatihan seperti ini sangat strategis dalam mempercepat respon saat terjadi kecelakaan atau bencana. Ia berharap peserta dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pencarian dan pertolongan di lapangan.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, menyebut kegiatan ini bagian dari program rutin Basarnas. “Mereka yang pertama berada di lokasi kejadian adalah masyarakat sekitar, itu sebabnya sangat vital,” ucapnya.
Basarnas menilai potensi lokal adalah mitra penting dalam memperkuat sistem pencarian dan pertolongan di daerah. Karena itu, pelatihan ini dirancang agar sesuai dengan tantangan lapangan yang sering dihadapi.
Peserta dibekali materi teknis seperti pengenalan tugas dan fungsi SAR, serta teknik dasar pertolongan pertama. Termasuk juga praktik Water Rescue dan simulasi evakuasi korban dalam berbagai skenario kedaruratan.
Dengan pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu berperan aktif sebagai potensi SAR di daerah masing-masing. Basarnas menargetkan peningkatan kualitas kesiapsiagaan lokal untuk mempercepat respon saat kondisi darurat.
Sumber: RRI Ternate