BREAKING NEWSTimur Tengah

Indonesia Kutuk Penyerangan Israel ke Gereja di Jalur Gaza

×

Indonesia Kutuk Penyerangan Israel ke Gereja di Jalur Gaza

Sebarkan artikel ini
Seorang pemuda Palestina membawa seorang gadis yang terluka dalam serangan Israel di sebuah apartemen di kamp pengungsi Nuseirat ke Rumah Sakit Al-Awda di Jalur Gaza tengah pada 19 Juli 2025. (Foto: AFP)

Jakarta – Indonesia mengutuk serangan terhadap Gereja Keluarga Kudus (Holy Family Church) di Gaza, pada Kamis (17/7/205) kemarin. Gereja Keluarga Kudus merupakan satu-satunya Gereja Katolik di Jalur Gaza.

“Indonesia mengutuk serangan terhadap Gereja Keluarga Kudus di Gaza, satu-satunya Gereja Katolik di Gaza, yang menimbulkan korban jiwa rakyat sipil yang tidak bersalah. Serangan ini mencerminkan pengabaian sepenuhnya Hukum Humaniter Internasional dan kemanusiaan serta kesucian tempat beribadah,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI yang diunggah di laman resmi X pada Senin (21/7/2025).

“Hal ini semakin menunjukkan tidak adanya komitmen Israel dalam memenuhi kewajiban hukumnya sebagai Kuasa Pendudukan. Apalagi terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan.”

Kemlu RI menegaskan, bahwa situs keagamaan, fasilitas medis dan fasilitas sipil lainnya tidak boleh menjadi target dan dilindungi hukum internasional. Sementara, adanya serangan ini Indonesia mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah nyata menekan Israel.

“Indonesia mendesak komunitas internasional, terutama DK PBB, untuk mengambil langkah nyata untuk menekan Israel untuk menghentikan semua kekerasan. Dan, kembali ke negosiasi gencatan senjata di bawah Solusi Dua Negara,” tutup Kemlu RI dalam pernyataannya.

Gereja Keluarga Kudus tidak hanya menjadi tempat peribadatan umat Katolik Gaza. Tapi, juga menjadi tempat perlindungan umat Katolik di wilayah itu sejak perang 7 Oktober 2023.

Cabang Federasi Caritas Vatikan di Yerusalem mengidentifikasi dua korban tewas sebagai Saad Salameh, 60 tahun, petugas kebersihan gereja. Kemudian, Fumayya Ayyad, 84 tahun, yang sedang duduk di dalam tenda dukungan psikososial Caritas ketika ledakan terjadi.

Serangan Israel ke Gereja Keluarga Kudus juga mendapatkan respons dari Paus Leo XIV yang menyampaikan dukacita mendalam dan menyerukan diakhirinya perang. Hal itu disampaikan Paus Leo XIV, Minggu (20/5/2025).

“Tindakan ini sayangnya menambah serangan militer yang sedang berlangsung terhadap penduduk sipil dan tempat-tempat ibadah di Gaza. Gereja Keluarga Kudus tetap berdiri tegak meskipun terjadi serangan mematikan pada Kamis, yang menurut Israel “sangat disesalkan,” kata Paus yang turut mengidentifikasi korban lainnya sebagai Najwa Ibrahim Latif Abu Daoud.

Sumber: KBRN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *