Jakarta – Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut polisi menggunakan pemeriksaan berjenjang dalam kasus beras oplosan. Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai merek yang diduga tidak sesuai aturan.
Tim kedokteran forensik telah mulai melakukan analisa terhadap sampel beras. Polisi juga melibatkan laboratorium forensik untuk pengujian lanjutan.
“Kita lakukan pemeriksaan oleh dokteran forensik. Kemudian juga laboratorium forensik,” ucap usai meresmikan Lapangan Tembak Presisi Imam Hoegeng Santoso di Mako Brimob, Depok, Rabu (17/7/2025).
Nantinya seluruh hasil akan dikumpulkan dan dianalisis secara menyeluruh. Tujuannya untuk memastikan jenis pelanggaran yang terjadi.
Kapolri mengatakan proses ini bisa menentukan apakah masuk kategori pidana atau pelanggaran lainnya. Semua hasil harus berdasarkan bukti ilmiah.
Polisi kata dia akan menyampaikan hasil pemeriksaan jika data forensik sudah lengkap. Kapolri menegaskan proses ini harus transparan dan akurat.
Sumber: KBRN