Ternate – Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menyampaikan capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga Desember 2024. Sebanyak 51.276 dari total 70.479 tenaga kerja telah tercakup dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut.
Namun demikian, masih terdapat 19.203 pekerja yang belum terlindungi dalam program perlindungan sosial ketenagakerjaan. Pemerintah Kota Ternate terus berupaya memperluas cakupan agar seluruh pekerja dapat terjamin secara menyeluruh.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi jaminan sosial di Royal’s Resto Ternate, Selasa (15/7/2025). Acara bertema “Meningkatkan Perlindungan Tenaga Kerja Melalui BPJS” itu diikuti berbagai elemen masyarakat dan pelaku usaha.
“Jaminan sosial bukan hanya kewajiban, tapi langkah penting melindungi harkat dan martabat tenaga kerja,” ujar Tauhid. Ia menyebut pekerja adalah bagian penting pembangunan daerah sehingga perlindungan sosial menjadi prioritas pemerintah.
Pemerintah Kota telah mengeluarkan berbagai kebijakan seperti Perwali dan Instruksi Wali Kota terkait jaminan sosial. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan amanat undang-undang tentang perlindungan pekerja dapat dijalankan optimal.
Kelompok yang telah terdaftar antara lain honorer, RT/RW, tukang ojek, nelayan, sopir angkot, dan masyarakat miskin. Pendaftaran peserta juga berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari pusat.
“Komitmen kami ingin perlindungan jaminan sosial menyentuh seluruh lapisan pekerja, formal dan informal,” ujar Wali Kota. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini akan terus diperkuat melalui kolaborasi bersama lembaga jaminan sosial terkait.
Sinergi dilakukan bersama BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, serta dukungan pelaku usaha dan sektor informal. Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pemahaman pekerja terhadap hak-haknya melalui sosialisasi reguler.
Upaya ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait BPJS. Langkah tersebut menegaskan pentingnya peran daerah dalam mendukung implementasi program jaminan sosial nasional.
Wali Kota berharap sisa tenaga kerja yang belum tercover bisa diikutsertakan dalam program kepesertaan pada tahun ini. Hal itu dilakukan demi mendorong terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kota Ternate secara menyeluruh.
Sumber: RRI Ternate