Morotai – Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Pulau Morotai, Fihir Ali menegaskan bahwa potensi wisata di Pulau Morotai harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Beragam destinasi menarik seperti Pulau Dodola, Tanjung Gorango, Objek Wisata Air Kaca, Pulau Zum Zum, Pulau Tabailenge, hingga Museum Perang Dunia II menjadi aset yang berharga untuk dikembangkan.
Fihir menjelaskan, potensi wisata bahari, sejarah, alam, dan lokal di Morotai sangat besar, namun diperlukan strategi yang matang, termasuk promosi secara berkala dan peningkatan kualitas layanan.
“Kita perlu verifikasi produk wisata serta pelestarian lingkungan. Infrastruktur wisata masih harus ditingkatkan secara signifikan demi meningkatkan kunjungan wisatawan,” ujarnya, Jumat (27/6/2025).
Menurut Fihir, meski sudah ada bandara, aksesibilitas masih terbatas karena jadwal penerbangan yang minim dan kondisi jalan yang kurang memadai.
Selain itu, penginapan representatif, pusat oleh-oleh khas Morotai, fasilitas kesehatan, listrik, dan jaringan telekomunikasi di kawasan wisata juga perlu ditingkatkan guna mendukung pariwisata modern.
Dalam upaya pengembangan wisata, KNPI telah mengajukan usulan pembentukan badan otoritas wisata untuk mempercepat pengembangan, serta mendorong investasi dan bisnis di sektor ini.
“Partisipasi kami dalam promosi mendorong kemajuan wisata terus berjalan untuk,” tambah Fihir.
Lebih jauh, KNPI berharap pengembangan wisata dapat memberikan dampak ekonomi yang adil bagi masyarakat setempat dengan memberdayakan sebagai pelaku utama, seperti pengembangan rumah makan lokal.
“Kami ingin Morotai lebih dikenal luas baik secara nasional dan internasional dengan karakteristik unik wisata bahari dan sejarahnya,” ujar Fihir, mengakhiri.
Sumber: KBRN