Halbar – Gunung Api Ibu di Kabupaten Halmahera barat, Provinsi Maluku Utara mengalami erupsi, Jumat (27/6/2025) pukul 23:31 WIB. Dengan tinggi kolom letusan teramati ± 500 meter di atas puncak (± 1.825 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. “Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 52 detik,” kata Petugas Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu Axl Roeroe dalam siaran persnya.
Gunung Ibu setinggi 1.325 meter dari permukaan laut itu berada pada status Level II atau Waspada. Untuk itu, masyarakat di sekitar gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 2 km.
“Dan luasnya sektoral mencapai 3,5 km ke arah menghancurkan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu. Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),” ujarnya.
Ia mengimbau seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat. Dengan tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak menyebarkan isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
“Masyarakat agar selalu mengikuti Arahan dari Pemerintah Daerah,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung. Warga juga bisa ke Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas gunung Ibu.
Sumber: KBRN