BREAKING NEWSInternasional

Iran Kecam Israel atas Tiga Serangan Setelah Umumkan Penghentian Agresi

×

Iran Kecam Israel atas Tiga Serangan Setelah Umumkan Penghentian Agresi

Sebarkan artikel ini
Iran paska di bom AS pada Minggu (22/6/2025) pagi hingga malam hari. (Foto: PRESSTV/FAKTA)

Iran, FaktaInvestigasi – Juru bicara unit komando operasional tertinggi Iran mengatakan rezim Israel melancarkan tiga gelombang serangan di tanah Iran hingga pukul 9:00 pagi meskipun ada klaim menghentikan agresinya.

Juru bicara Markas Besar Militer Pusat Khatam al-Anbiya Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, yang mengoordinasikan operasi militer gabungan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan Angkatan Darat, mengumumkan pada hari Selasa (24/6/2025) bahwa rezim Israel hingga pukul 9:00 pagi menyerang tanah Iran dalam tiga tahap meskipun ada klaim adanya perjanjian gencatan senjata.

Hal ini dikutip dari Defa Press dalam sebuah pesan bahwa “rezim Zionis agresor menyerang … tanah Iran di 3 negara hingga pukul 9:00 pagi (waktu Iran) hari ini.”

“Angkatan bersenjata sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan membiarkan agresi apa pun tidak terjawab dan rezim ini akan membayar harga yang mahal,” ungkapnya.

Beberapa jam setelah rezim Israel menghentikan agresinya setelah 12 hari sebagai bagian dari perjanjian antara Tel Aviv dan Washington, badan keamanan tinggi Iran memuji pasukan keamanan negara itu karena menunjukkan “keberanian yang patut dicontoh” dalam menghadapi permusuhan Israel.

Sekretariat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (24/6/2025) bahwa rezim Israel dipaksa untuk secara sepihak mengakhiri agresinya terhadap Republik Islam menyusul tanggapan yang tegas dan kuat dari Angkatan Bersenjata Iran.

Rezim Israel sejak 13 Juni telah melancarkan perang agresi yang tak beralasan terhadap Republik Islam dengan menargetkan lokasi nuklir, militer, dan pemukiman di negara itu.

Agresi tersebut telah mengakibatkan tewasnya ratusan warga Iran, termasuk komandan militer tinggi, ilmuwan nuklir, dan warga negara biasa.

Sebagai balasannya, Iran menggempur berbagai daerah di wilayah pendudukan dengan rudal-rudal canggih, sementara pejabat rezim Israel menerapkan kebijakan penyensoran ketat untuk merahasiakan jumlah yang pasti para korban dari mereka.

PRESSTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *