Jakarta, Fakta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus meningkatkan konektivitas dan aksebilitas infrastruktur transportasi yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
“Kami telah melaksanakan arahan dari Presiden Jokowi agar pengembangan dan pembangunan infrastruktur transportasi dapat menghubungkan antarkawasan. Selain itu, transportasi dapat menghubungkan antarwilayah,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub, Novie Riyanto dalam sambutannya di Jakarta, Sabtu (17/8/2024).
Menurut Novie, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Konektivitas transportasi untuk membuka akses masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sejak 2015 hingga 2024 kami berhasil selesaikam 45 proyek strategis nasional. Salah satu program unggulan yang telah berhasil adalah subsidi angkutan tol laut,” ujar Novie.
Selain itu, Kemenhub juga mengembangkan transportasi publik yang modern di wilayah perkotaan. Seperti Lintas Raya Terpadu (LRT) yang merupakan Kereta tanpa masinis dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung “Whoosh”, kereta cepat pertama di Asia Tenggara.
“Lalu ada Moda Raya Terpadu (MRT) yang telah memberikan alternatif transportasi yang nyaman dan efisien bagi masyarakat perkotaan. Kami mengajak seluruh insan transportasi untuk mengisi kemerdekaan dengan gerak pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Novie.
AD/RRI