Ternate, Fakta – Sumber Daya Manusia Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak memiliki peran penting dalam penanganan korban kasus kekerasan di provinsi Maluku Utara.
Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM di Emerald Hotel, Ternate, Selasa (13/8/2024).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Malut, Hairiah, mewakili Pj Gubernur Samsuddin A Kadir. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan perlindungan bagi perempuan dan anak.
Dirinya menyampaikan bahwa, perlindungan terhadap kelompok rentan ini adalah prioritas utama dalam pembangunan, mengingat mereka sering kali menjadi korban kekerasan dan diskriminasi.
Untuk itu, Khairiah menekankan pentingnya manajemen kasus yang komprehensif untuk menangani kekerasan dan pelanggaran hak. Dengan pendekatan ini, dapat mengidentifikasi dan menyelesaikan kasus dengan lebih efektif.
“Dalam menghadapi masalah yang semakin kompleks, penanganan yang terkoordinasi, terstruktur, dan berkelanjutan sangat diperlukan,”ucapnya.
Ia menambahkan, penting bagi aparatur memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk memberikan layanan profesional, responsif, dan berkeadilan.
Acara ini dihadiri oleh Mewakili Asisten Deputi Layanan Kementerian PPPA, Elsa Restriana, Kepala DP3A Provinsi Maluku Utara Hj. Musrifah Alhadar, serta narasumber.
Hadir juga Ketua Dewan Pembina Tim Penggerak PKK, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara, perwakilan dari instansi terkait di Kabupaten/Kota se-Malut, dan Ketua Forum Anak Provinsi Malut Tahun 2023-2024.
AD/RRI