Nasional

Penjabat Gubernur Malut Terima Duplikat Bendera Pusaka di Jakarta

×

Penjabat Gubernur Malut Terima Duplikat Bendera Pusaka di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Pj. Gubernur Maluku Utara, Samsuddin A Kadir bersama pasukan Paskibraka yang membawa duplikat bendera pusaka untuk diserahkan ke kepala daerah. (Foto: Badan Penghubung Pemrov Malut/Fakta)

Jakarta, Fakta – Badan Pmbinaan Ideologi Pancasila atau BPIP menyerahkan bendera pusaka kepada seluruh kepala daerah di Indonesia termasuk Pj. Gubernur Maluku Utara, Samsudin Abdul Kadir.

Bendera pusaka diserahkan langsung oleh Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri jelang HUT ke-79 RI, di Balai Samudra, Jakarta, Senin 5 Agustus 2024.

Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyampaikan, penyerahan Bendera Pusaka adalah amanat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Pasal 8 ayat (1) sampai (3).

Peraturan Presiden tersebut dengan tegas menyebutkan bahwa Badan yang bertanggung jawab atas pembinaan ideologi Pancasila, yaitu BPIP RI.

BPIP lah mendistribusikan salinan Bendera Pusaka kepada Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, dan lembaga-lembaga lainnya.

 

Pj. Gubernur Maluku Utara, Samsuddin A Kadir didampingi Kepala Kesbangpol Malut (paling kiri) dan Kepala Badan Penghubung K.R.N.S Lestari. (Foto: Badan Penghubung/Fakta)

Duplikat bendera ini sebagaimana diatur Pasal 48 Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksana PP Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang digunakan selama 10 tahun.

Namun demikian, Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, perwakilan RI di luar negeri dan/atau lembaga lainnya dapat mengajukan permohonan penggantian duplikat bendera busaka secara tertulis kepada BPIP apabila sebelum 10 tahun telah rusak atau tidak layak dikibarkan.

“Kami berharap agar duplikat bendera pusaka ini dapat dijaga dengan sebaik-baiknya,”ujarnya.

Pj. Gubernur Samsuddin, menyampaikan Pemprov Malut akan menjaga dan menggunakan duplikat bendera pusaka sesuai dengan ketentuan. Bendera tersebut akan disimpan dengan baik.

“Bendera ini hanya digunakan saat upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus,”ucap Samsuddin kepada rri.co.id usai menerima duplikat bendera pusaka.

Dalam acara tersebut, Pj. Gubernur didampingi Kepala Badan Kesbangpol Malut, Armin Zakaria, dan Kepala Badan Pengubung, K.R.N.S Lestari.

ARM/KBRN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *