MOROTAI, FAKTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) melakukan pencarian prajuritnya yang hilang di Perang Dunia II, di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. AS mengirim utusannya dari Defense POW/MIA Accounting Agency (DPAA) yang tiba di Morotai, Kamis (04/07/2024).
DPAA yaitu lembaga di dalam Departemen Pertahanan AS yang misinya adalah memulihkan personel Departemen Pertahanan yang belum tercatat dan terdaftar sebagai tahanan perang (POW) atau hilang dalam aksi (MIA) dari konflik masa lalu, dari negara-negara di seluruh dunia.
Rombongan dari AS ini dipimpin Kapten US Army Patrick James Anderson, pejabat dari Kedubes Amerika Serikat untuk Indonesia Major Bryce Yamamato, serta Tim DPAA Alex Hunter Peterson, Mattew William Leatherman, Poul Erik Graversen, Mindy Rae Simonson dan Mr. Connor Shaene McCann.
Berdasarkan data DPAA, masih ada sekitar 7 prajurit AS yang hilang di Perang Dunia II di Morotai.
“Jadi yang akan dicari berdasarkan data atau catatan-catatan yang Amerika miliki atas 7 tentara yang diduga hilang atau gugur di peperangan dahulu yang akan kami cari,” ucap Patrick James Anderson usai menemui Pj Bupati Pulau Morotai, Burnawan, Kamis (04/07/2024).
Patrick bilang, prajurit AS yang ditemukan dalam pencarian tersebut akan dipulangkan ke tanah airnya.
“Kami mencaritahu untuk menemukan sekaligus memulangkan personil tentara Amerika Serikat yang telah hilang atau gugur dalam masa peperangan,” katanya.
Dari informasi yang mereka peroleh dan telah dipelajari, lanjut Patrick, ada beberapa tempat di Morotai yang perlu mereka kunjungi dalam pencarian tersebut.
Seperti pada Desa Daruba dan Desa Pilowo di Kecamatan Morotai Selatan yang menjadi tempat pemakaman tentara AS, kemudian Desa Wayabula dan Desa Cio di Kecamatan Morotai Selatan Barat sebagai tempat jatuhnya pesawat tempur
Meski begitu ditanya soal nama 7 prajurit AS yang dicari, Patrick mengaku data itu belum mereka kantongi.
“Jadi kami sendiri belum punya informasi nama-nama prajurit yang korban, tapi dari lembaga lain punya informasi ada 7 orang yang gugur,” pungkas dia.
AD/TS