Liputan Haji 2026

Dirut Garuda Indonesia Janjikan Konpensasi 20.000 Jemaah Haji Yang Terlantar

×

Dirut Garuda Indonesia Janjikan Konpensasi 20.000 Jemaah Haji Yang Terlantar

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menjawab pertanyaan awak media soal kepulangan jemaah haji. (Foto: RRI/Fakta)

TANGERANG, FAKTA – Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menjanjikan konpensasi beraneka fasilitas kepada 20.000 jemaah haji. Hal tersebut sebagai permohonan maaf atas dampak maskapai plat merah mengubah bandara kepulangan haji.

 

Perubahan rute penerbangan 46 kloter gelombang I itu berupa perubahan kepulangan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah. Namun, diganti ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah hingga 20.000 jemaah terdampak.

 

“Terkait dengan dampak dari penyesuaian jadwal tersebut Garuda Indonesia memastikan bahwa perusahaan berkomitmen. Kami bertanggung jawab dengan menyiapkan fasilitas tambahan,” ujar Irfan Setiaputra, Jumat (28/06/2024).

 

Irfan mengklaim, jemaah akan mendapat akomodasi, makanan dan transportasi yang seluruh biayanya akan ditanggung oleh maskapai. “Kami berikan konpensasi aneka jenis bagi yang terdampak,” kata Irfan.

 

Menurut Irfan, dapat dipastikan hingga saat ini Garuda Indonesia terus melaksanakan diskusi dan komunikasi dengan stakeholders penerbangan Haji termasuk Kementerian Agama dan GACA. Hal ini untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan pemulangan Jemaah Haji ke Tanah Air hingga 22 Juli 2024 mendatang.

 

Dia menyatakan, Garuda Indonesia meminta maaf sebagai maskapai yang melayani penerbangan haji. Pihaknya kini berfokus pada kelancaran pemulangan para jemaah.

 

“Tidak dapat dipungkiri terdapat beberapa catatan krusial keterlambatan penerbangan pada keberangkatan sejumlah kloter menuju tanah air. Kami memohon maaf utamanya Kementerian Agama,” ujarnya.

 

AD/KBRN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *