HALSEL, FAKTA – Eka Dahliani Usman nampaknya sangat optimis mempersiapkan diri maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Perempuan yang bakal ikut bertarung sebagai Calon Bupati Halmahera Selatan itu, kini makin gencar turun ke desa-desa untuk menemui masyarakat.
Setidaknya sudah 23 desa di enam kecamatan yang dikunjungi Eka bersama relawan dan tim pemenangnya dalam sepekan terakhir ini.
Selama kunjungannya ke desa-desa, Eka mendapat respons positif dari masyarakat. Terlebih, sosok berlatar belakang birokrarsi itu memang sudah populer karena pernah menjabat Ketua Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Halmahera Selatan periode 2021-2023.
Saat mengunjungi Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, Selasa (25/06/2024) malam tadi, Eka mengatakan dirinya akan mengembalikan banyak program mendiang suaminya Usman Sidik yang hilang hingga berkurang di Pilkada Halmahera Selatan 2024 ini.
“Nampaknya banyak kebutuhan untuk mengembalikan yang hilang, mengembalikan yang berkurang, dan mengembalikan yang dipotong,” ujar Eka.
Eka menerangkan dirinya ingin membuat masyarakat Halmahera Selatan bahagia. Dia juga menyinggung harapan Halmahera Selatan semakin maju di kemudian hari.
Anggota DPRD Halmahera Selatan dari Fraksi PKB, Junaidi Abusama yang selalu mendampingi Eka mengatakan, dirinya turut bertanggungjawab atas pencalonan Eka di Pilkada Halmahera Selatan.
“Dan alhamdulillah respons masyarakat bagus. Rata-rata masyarakat sudah mengenal nama beliau. Cuma persoalannya ada yang belum bertemu langsung. Makanya di kesempatan ini beliau ingin bertatap muka dengan masyarakat,” kata Junaidi, Rabu (26/06/2024).
Junaidi menekankan Eka yang ingin bertemu dengan masyarakat bertujuan untuk menggali harapan terkait persoalan yang lebih substansial.
Ia juga memastikan Eka konsisten melanjutkan semua program pembangunan yang ditinggalkan suaminnya. Selain itu, lanjutnya, kunjungan itu juga untuk mendongkrak elektabilitas menghadapi pilkada nanti.
“Kemudian secara elektoral, Ibu Eka pasti dihitung karena menjadi representasi kaum perempuan. Soal popularitas saya kira, dari kunjungan-kunjungan ini terbaca bahwa masyarakat sudah mengenal beliau, tapi beliau butuh lebih dekat lagi dengan masyarakat biar semua keluhan mereka bisa didengar langsung oleh beliau,” pungkasnya.
AD/TS