Kab Morotai

Ribuan Warga Morotai Mengadu Nasib ke Daerah Lain Karena Sulit Cari Kerja

×

Ribuan Warga Morotai Mengadu Nasib ke Daerah Lain Karena Sulit Cari Kerja

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Lowongan susah cari pekerja. (FOTO: IST/FAKTA)

MOROTAI, FAKTA – Ribuan warga di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, terpaksa memilih mengadu nasib ke daerah lain lantaran susahnya mencari pekerjaan di daerahnya sendiri.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pulau Morotai mencatat, sepanjang tahun 2017 hingga 2024, ada kurang lebih 11 ribu warga Morotai yang membuat kartu tanda pencari kerja atau kerap disebut kuning.

Operator di Disnakertrans Pulau Morotai, Yosep Latu mengatakan, setiap tahunnya warga yang membuat kartu kuning mencapai ribuan orang.

“Dari Januari sampai Juni ini sudah 1.038 orang pencari kerja yang mengadu nasib keluar Morotai. Mereka ini meminta surat atau kartu kuning untuk kebutuhan cari kerja,” ungkap Yosep, Jumat (21/6/2024).

Dari jumlah pencari kerja tahun ini kata Yosep, laki-laki lebih dominan dibandingkan perempuan.

“Perempuan sekitar 58 orang dan 900 orang lebih itu laki-laki pencari kerja. Jadi yang mendaftar di dalam kabupaten itu 50 orang,” ucap dia.

Yosep bilang, jumlah pencari kerja yang terdata di Disnakertrans Pulau Morotai untuk tahun 2022 ada sebanyak 1.050 orang, dan tahun 2023 ada sebanyak 1.653 orang.

Sebagai operator, Yosep yang paling sering ditemui pencari kerja ini mengaku menerima banyak keluhan soal sulitnya mendapat pekerjaan di Morotai.

“Rata-rata mereka yang minta kartu kuning itu curhat bahwa di Morotai khususnya di pusat ibu kota kabupaten sampai hari ini masih susah cari pekerjaan, sampai dong (mereka) bilang berkas lamaran kerja bisa baabu (berdebu),” cetus dia.

AAD/TS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *