Kab Taliabu

66 Siswa SMK 1 Taliabu Diterjunkan Ikut Praktik Kerja Industri

×

66 Siswa SMK 1 Taliabu Diterjunkan Ikut Praktik Kerja Industri

Sebarkan artikel ini
Pelepasan prakerin siswa SMK Negeri 1 Pulau Taliabu. (Foto: TS/Fakta)

TALIABU, FAKTA – 66 siswa SMK Negeri 1 Pulau Taliabu, Maluku Utara, diturunkan mengikuti praktik kerja industri (prakerin) di instansi pemerintah dan vertikal lainnya, Kamis (20/6/2024).

Kepala SMK Negeri 1 Taliabu La Ode Sarantio S.Pd menjelaskan, program prakerin yang dilaksanakan di dunia usaha dan dunia industri merupakan bagian yang tak terpisahkan dari usaha peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari SMK.

“Hari ini kita lepas 66 siswa turun prakerin, terdiri dari jurusan teknik komputer dan jaringan (TKJ) 35 orang, asisten keperawatan 17 orang, dan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) 14 orang,” ungkapnya.

Praktik kerja industri ini akan berlangsung selama 3 bulan ke depan.

“Praktiknya di Bank BPD Maluku, Kantor Pos dan Giro, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Kawasan Perumahan dan Permukiman, Dinas Pemuda dan Olahraga, Inspektorat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perindagkop, BKD, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri Bobong,” ujar La Ode.

Praktik kerja lapangan tersebut bertujuan menghasilkan calon tenaga kerja dengan pengetahuan, keterampilan, dan kedisiplinan serta etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.

“Sehingga ke depannya siswa dapat menjadi seorang lulusan yang berkualitas, dengan skill dan kemampuan siswa yang sangat dibutuhkan ketika sudah terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya,” jelasnya.

Untuk itu, ia menekankan seluruh siswa yang diterjunkan mengikuti prakerin untuk meningkatkan kedisiplinan, karakter dan dapat menjaga nama baik sekolah.

“Jaga nama baik sekolah, ciptakan kesan yang baik untuk tempat praktik, serta tanamkan disiplin dan tunjukkan bahwa kita siswa SMK benar-benar siap menghadapi tantangan dalam dunia kerja. Serta anda bisa terlatih dalam berinteraksi dalam melayani masyarakat serta kebutuhan dunia kerja di mana selama ini hanya berinteraksi dengan guru dan teman-teman di sekolah,” tandasnya.

AAD/TS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *