Liputan Haji 2026

Menteri Muhadjir Effendy Tanggapi Soal Tenda di Mina, Memang Masih Bermasalah

×

Menteri Muhadjir Effendy Tanggapi Soal Tenda di Mina, Memang Masih Bermasalah

Sebarkan artikel ini
Sejumlah jamaah haji Indonesia saat tidur di salah satu tenda jamaah haji di Mina Arab Saudi. (Foto: DTK/FAKTA)

JAKARTA, FAKTA – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menanggapi kritik tim pengawas (timwas) DPR selama berada di Tanah Suci. Kritik itu dilontarkan usai timwas meninjau kondisi jemaah haji Indonesia yang terpaksa tidur di luar tenda di Mina.

 

“Mina itu memang masih problem (bermasalah/red) tapi waktunya kan tidak lama di Mina itu. Di Arafah juga sebetulnya problem tapi kan sangat sebentar,” kata Muhadjir kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2024).

 

“Kemudian di Muzdalifah sekarang juga ada kebijakan hanya lewat saja. Jadi tidak perlu mabit, tiga titik itu memang krusial,”.

 

Muhadjir mengatakan, saat dirinya berkunjung ke Saudi beberapa waktu lalu, pihaknya tidak diperbolehkan melihat tenda di Mina. Hal itu karena Saudi dengan dalam proses percepatan pembangunan.

 

“Padahal itu juga niat saya ingin mengecek. Apakah yang pernah saya sarankan tahun lalu, sudah dipenuhi atau belum oleh para pekerja di situ,” ujar Muhadjir.

 

Menurutnya, saat ini memang belum ada solusi mengenai tenda di Mina yang memang sangat terbatas. Dirinya juga sempat mengusulkan soal toilet yang dibuat beberapa lantai.

 

“Supaya toiletnya dibuat beberapa lantai tidak satu lantai sehingga menghabiskan tempat. Karena untuk toilet saja bisa habis banyak tempatnya sehingga harus dinaikkan di Mina itu,” ucap Muhadjir.

 

Diketahui, anggota timwas haji DPR Ace Hasan Syadzilly menemukan banyak jemaah haji asal Indonesia yang terpaksa tidur di luar tenda. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu mengunjungi salah satu tenda jemaah kloter 10 Jakarta-Bekasi (JKS) Kabupaten Bandung Barat.

 

Ace mengatakan, sejumlah jemaah mengeluhkan berbagai hal. Termasuk kondisi tenda di Mina yang penuh sesak.

 

AAD/KBRN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *